Manchester – Luke Shaw memainkan 30 menit akhir pertandingan teranyar Red Devils dengan kram. Semangat dan daya juangnya itu sudah membuat Jose Mourinho terkesan.

MU unggul 2-1 atas Anderlecht lewat perpanjangan waktu di Old Trafford, Jumat (21/4/2017) dinihari WIB, untuk memastikan tiket semifinal Liga Europa dengan keunggulan agregat 3-2.

Di laga itu Shaw bermain penuh sepanjang 120 menit padahal, kata Mourinho, bek kiri The Red Devils tersebut sempat hampir digantikan di menit ke-90 akibat kram.

Yang lantas membuat Mourinho terkesan adalah ketika itu Shaw memperlihatkan semangat dan daya juangnya dengan menegaskan kesiapan tetap dimainkan. Mourinho menyatakan sikap-sikap macam itulah yang membuat dirinya tetap terus memainkan Marcus Rashford kendatipun penyerangnya itu sempat melewati masa-masa paceklik.

“Saya senantiasa percaya pada pemain-pemain dengan mentalitas spesial. Selalu percaya,” kata Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

Foto: Action Images via Reuters / Jason Cairnduff

“Hari ini Luke Shaw melakukan sesuatu yang baru, yang sangat berarti buat saya. Setelah 90 menit ia merasa kram. Saat itu saya belum tahu harus mengganti Zlatan (Ibrahimovic yang cedera). Ashley Young sudah siap masuk dan ia (Shaw) bilang kepada saya, ‘Saya siap main 30 menit lagi walaupun kram, tak masalah. Kalau Anda ingin melakukan pergantian pemain di bidang lain, saya siap terus main’,” beber Mourinho menirukan ucapan Shaw saat itu.

“Hal-hal macam inilah yang membuat saya percaya pada para pemain. Memang ada aspek teknik, tapi mentalitas adalah alasan mengapa saya terus memainkan Rashford,” lanjutnya.

Rashford tidak mampu mencetak satu gol pun sepanjang bulan Maret. Tapi bulan April ini ia sudah membuat tiga gol, salah satunya gol penentu ke gawang Anderlecht dinihari tadi — Rashford juga mencatat assist pada gol pertama MU di laga itu.

(krs/raw)


NO COMMENTS