Madrid – Napoli sedang dalam kepercayaan diri tinggi jelang hadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu. Sejarah pun ingin mereka buat.

Partenopei punya modal bagus dalam lawatannya ke markas Madrid, Kamis (15/2/2017) dinihari WIB, dengan belum merasakan kekalahan lagi di seluruh ajang sejak awal November 2016.

Namun Napoli punya modal kurang oke dalam sejarah pertemuan terakhir melawan Los Blancos. Dalam debut di level Eropa, mereka harus rela tersisih dalam putaran pertama Liga Champions 1987/88 dengan agregat 1-3 setelah di leg pertama tumbang 0-2 di Santiago Bernabeu.

Kini setelah 30 tahun pasca pertemuan tersebut, Presiden Napoli, Aurelio De Lauretiis, ingin melihat klubnya bikin sejarah dengan menyingkirkan Madrid.

“Di sini sejarah sedang dibuat, tanpa retorika. Tentunya ini sangat berarti, kita belum pernah bertemu selama 30 tahun,” kata De Laurentiis kepada Corriere dello Sport.

“Kami berada di sini adalah fakta–setelah tujuh tahun berturut-turut di kompetisi Eropa setelah menghadapi Bayern Munich, The Gunner, Borussia Dortmund dan The Blues (dan maafkan saya jika tidak menyebut yang lain)–berarti kami telah mencapai peningkatan.

“Sekarang waktunya telah datang, kami telah mencapai titik tertinggi. Kami penantang terbesar bagi mereka yang punya anggaran lebih besar dari kami dan sulit untuk kami bandingkan,” sambungnya.

“Tapi kami akan melakukan dengan kekuatan pemikiran kami, bersama orang-orang yang telah membawa kami di sini. Saya bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Napoli sudah memberi hadiah dalam jumlah yang banyak untuk saya,” tandasnya seperti dikutip Football Italia.

(cas/rin)


NO COMMENTS