Valencia – Performa Real Madrid di musim ini sedang menurun. Di tengah laju kurang meyakinkan tersebut, Madrid akan menghadapi ujian besar saat melawan Paris St. Germain.

Duel Madrid kontra PSG akan terjadi di babak 16 besar. El Real akan menjadi tuan rumah lebih dahulu di leg I pada 14 Februari, sebelum gantian melawat ke Paris pada awal Maret.

Masalahnya, Madrid sedang tidak dalam bentuk terbaik. Saat ini, Los Blancos tertinggal jauh dalam perburuan gelar juara La Liga dan sudah terdepak dari Copa del Rey sehingga Liga Champions praktis menjadi kompetisi yang paling realistis untuk dimenangi.

Kondisi tersebut mungkin saja akan melecut motivasi Cristiano Ronaldo cs. Apalagi, Madrid berstatus sebagai juara bertahan dua kali berurutan.

Namun demikian, PSG yang sekarang berbeda. Les Parisiens sudah mulai diperhitungkan sebagai kandidat serius juara setelah diperkuat Neymar dan Kylian Mbappe, yang dibuktikan dengan kesukesan mereka mengalahkan Bayern Munich untuk merebut juara grup.

Pemain tengah Madrid, Luka Modric, tak sedikit pun ragu dengan kemampuan timnya. Tidak ada yang perlu ditakutkan Madrid.

“Kupikir semua tim menyegani Real Madrid, tidak ada yang ingin bermain melawan kami,” tutur Modric setelah Madrid mengalahkan Valencia 4-1 di La Liga. “Kami berharap hasil ini akan membantu kami dalam mempersiapkan diri lebih baik untuk duel itu.”

“Rasa takut tidak ada di dalam sepakbola, terutama bagi Real Madrid,” sambung eks bintang Tottenham Hotspur itu dilansir Marca.

“Kami adalah satu-satunya tim yang memenangi Liga Champions dua kali berurutan, mengapa kami mesti takut?”

()



NO COMMENTS