Dortmund – Penjaga gawang Borussia Dortmund, Roman Buerki, disorot terkait penampilannya pada laga melawan Tottenham Hotspur. Buerki langsung bereaksi dan punya pembelaan.

Buerki tiga kali memungut bola dari dalam gawangnya ketika Dortmund takluk 1-3 dari Spurs pada laga Liga Champions di Wembley, Kamis (14/9/2017) dinihari WIB. Penjaga gawang internasional Swiss itu dua kali ditaklukkan oleh Harry Kane dan sekali dibobol Son Heung-min.

Dari tiga gol Spurs yang bersarang di gawangnya, Buerki dianggap bersalah atas dua gol pertama yang dicetak Son dan Kane. Dia dianggap kurang sigap karena kemasukan dua gol yang sangat mirip, yaitu lewat tembakan ke tiang dekat.

Buerki mengiyakan bahwa penampilannya memang tak maksimal. Akan tetapi, dia juga punya pembelaan. Sambil mengutip kata-kata penjaga gawang Leicester City Kasper Schmeichel dengan huruf kapital, penjaga gawang berusia 26 tahun itu menumpahkan perasaannya di Instagram.

“Kemarin bukanlah hari terbaik kami, bukan hari terbaik saya!” tulis Buerki.

“Tapi, kepala kami akan tetap tegak dan ini ada beberapa kata-kata untuk orang-orang yang berpikir mereka adalah ahli penjaga gawang: ‘Itu adalah mitos. Sesuatu yang tak pernah saya pahami. Suatu hari seseorang muncul dengan itu dan mengatakan bahwa penjaga gawang seharusnya tak pernah ditaklukkan di tiang dekat. Siapa pun yang pernah menjadi penjaga gawang tahu bahwa itu adalah area yang luas dan Anda berusaha untuk melindungi gawang secara keseluruhan. Anda tak bisa melindungi gawang secara keseluruhan dan menjamin bola tidak akan masuk di tiang dekat kalau tembakannya memang bagus. Tiang dekat, tiang jauh, Anda berusaha untuk melindungi semuanya dan Anda tidak senang kalau bolanya masuk di mana pun.’,” katanya.

[Gambas:Instagram]

Kekalahan dari Spurs membuat Dortmund kini menempati posisi ketiga di klasemen Grup H dengan poin nol, di bawah Real Madrid dan Spurs.

(mfi/raw)


NO COMMENTS