London – Mario Goetze sudah jatuh tertimpa tangga. Selain kekalahan Borussia Dortmund di tangan Tottenham Hotspur, Goetze mengalami peristiwa yang menyakitkan.

Dortmund dipaksa mengiyakan keunggulan Tottenham 1-3 di Wembley, dalam laga Grup H Liga Champions, Kamis (14/9/2017) dinihari WIB. Son Heung-min mengejutkan Dortmund usai mencetak gol cepat di menit keempat.

Pemain baru Dortmund Andriy Yarmolenko menyamakan skor di menit 11. Tapi Spurs cuma butuh empat menit untuk kembali memimpin usai Harry Kane membobol gawang Roman Buerki. Pada akhirnya, Kane memastikan kemenangan Spurs dengan gol keduanya di menit 60.

Enam menit kemudian Goetze masuk ke lapangan, menggantikan Shinji Kagawa. Di injury time, Goetze terkapar setelah wajahnya terkena lengan Jan Vertonghen sembari mulutnya mengeluarkan darah.

Konsekuensi bagi bek Tottenham itu wasit mengacungkan kartu kuning kedua buat dia, yang artinya harus meninggalkan permainan.

Usai pertandingan, pelatih Dortmund Peter Bosz mengungkapkan bahwa gigi-gigi Goetze terimbas dengan insiden itu. “Mario memiliki masalah dengan gigi-giginya, dan dia harus melakukan perawatan dengan dokter gigi,” Bosz menjelaskan yang dikutip The Sun.

“Tidak terlihat bagus untuk dia. Beberapa giginya tidak lagi berada di tempat yang seharusnya. Saya sudah merasa sakit hanya dengan membicarakannya.”

Di sisi lain, Vertonghen merasa kartu merahnya tidak adil. Menurut dia, insiden itu murni kecelakaan.

“Saya pikir wasit sudah salah, bahkan pemain Dortmund terlihat terkejut kok,” sembur bek Belgia itu. “Seseorang datang ke arah lengan saya, tapi malah saya dikartu merah. Saya benar-benar tidak berniat memukul lawan.”

(rin/rin)

NO COMMENTS