Munich – Kingsley Coman tak ragu menyebut laga melawan Paris Saint-Germain sebagai pembalasan dendam. Di saat yang sama, ini juga kans mengirim pesan kuat ke para lawan.

Coman dan Bayern Munich sebelumnya dihajar 0-3 saat bertandang ke Parc de Princes pada pertandingan 2 lalu. Hasil itulah yang membuat Bayern Munich kini duduk di posisi dua Grup B, tiga poin di belakang PSG.

Kekalahan tersebut juga yang berdampak pada pergantian pelatih di Bayern. Carlo Ancelotti dicopot menyusul start kurang memuaskan, digantikan Jupp Heynckess yang dulu membawa tim ini juara Liga Champions 2012/2013.

Heynckes pribadi menolak sebutan kans balas dendam untuk leg kedua di Allianz Arena, Rabu (6/12/2017) dinihari WIB nanti, tapi berbeda dengan Coman. Pemain 21 tahun itu juga menyebut partai ini kesempatan untuk kembali mengirim pesan, bahwa Bayern siap juara.

“Saya tak merasa melawan PSG ini jadi persoalan pribadi, tapi sebuah pesan untuk seluruh Eropa bahwa Bayern ingin memenangi Liga Champions,” ungkapnya dikutip Soccerway.

“Tentu saja ini juga soal balas dendam, tapi bukan soal pribadi,” tambah pemain 21 tahun ini.

Sejak juara pada 2012/2013, Bayern tiga kali mencapai semifinal dan sekali terhenti di perempatfinal, yakni musim lalu.

(raw/cas)


NO COMMENTS