Madrid – Kendati sudah amat dekat dengan gelar juara Liga Champions dan La Liga, Zinedine Zidane menyebut periode tersulit untuk Real Madrid belum terlewati. Empat laga tersisa dianggapnya setara dengan pertandingan final.

Madrid mempunyai kesempatan besar untuk menjadi juara La Liga dan Liga Champions sekaligus musim ini. La Liga sudah memasuki pekan-pekan terakhir, begitu pula Liga Champions.

Seperti yang sudah-sudah, di La Liga pesaing Madrid tinggal The Catalans yang untuk sementara memimpin papan klasemen. Untuk sementara, Los Blancos berada pada posisi kedua dengan 84 poin dari 35 laga. Mereka bertekuk lutut head to head dari The Catalans yang menempati posisi teratas, namun Madrid diuntungkan dengan menyimpan satu laga tunda.

Hanya saja, upaya Madrid untuk meraih gelar juara La Liga dalam lima tahun tampaknya tak akan mudah. Sebab, Madrid ditunggu pertandingan-pertandingan yang relatif lebih berat ketimbang Barca dengan lawan-lawannya.

Ujian paling dekat akan dijalani Madrid dengan menjamu Sevilla di Santiago Bernabeu pada Senin (15/5/2017) dinihari WIB.

Setelah itu, Madrid akan melawat ke markas Celta Vigo dan Malaga. Satu laga lain adalah menghadapi Juventus di babak final Liga Champions pada 3 Juni di Cardiff.

“Kami menyisakan empat pertandingan final dan menatap juara La Liga dan Liga Champions,” kata Zidane seperti dikutip ESPN.

“Sampai saat ini kami belum memenangi apapun. Kami harus melanjutkan kerja keras kami, tetap fokus, dan berada pada trek yang sudah kami atur untuk mencapai tujuan kami. Kami juga harus berkonsentrasi penuh dan menjaga intensitas dalam tiap pertandingan.

“Kami sudah sangat dekat dengan tujuan kami, tapi hal terberatnya belum kami lewati,” ujar Zidane.

(fem/krs)


NO COMMENTS