Barca – Karier Ernesto Valverde di Barca bisa dibilang melebihi ekspektasi. Valverde memilih momen-momen terbaiknya, namun tidak menyebut kemenangan di El Clasico.

Pelatih berusia 53 tahun itu ditunjuk untuk menggantikan Luis Enrique, pelatih yang pernah mengantar Barca meraih treble keduanya di 2014/15. Akan tetapi, melihat rekam jejak melatihnya yang kurang mentereng, Valverde sempat diragukan bakal sukses, plus faktor kepergian Neymar.

Faktanya, Barca-nya Valverde justru mulus. Los Cules menjadi satu-satunya tim di liga top Eropa yang belum terkalahkan dan melaju sendirian di La Liga dengan keunggulan sembilan poin dari lawan terdekatnya Atletico Madrid serta 19 poin dari juara bertahan Real Madrid.

Di antara penampilan gemilang itu, Barca membuat gebrakan-gebrakan. Menurut Valverde, sejauh ini ada dua kejadian terpenting dalam kariernya. Yang pertama adalah comeback Barca atas Real Sociedad 4-2 yang membubuhkan kemenangan pertama di Anoeta sejak 2007; lalu laga melawan Juventus di fase grup Liga Champions di mana Barca unggul 3-0 di Camp Nou dan berimbang tanpa gol di Turin.

Yang menarik, Valverde tidak memasukkan kemenangan telak Barca di kandang Madrid sebelum Natal lalu. Pertandingan berakhir dengan skor 3-0, yang diwarnai kartu merah Dani Carvajal untuk melengkapi dominasi Barca.

“Tidak ada kejadian spesial dalam karier saya bersama Barca sejauh ini sih… tapi ada banyak kejadian yang penting,” kata Valverde sebagaimana dilansir Sport.

“Comeback melawan La Real, dua pertandingan melawan Juventus — pertandingan di kandang karena laganya digelar lebih awal, itu penting dan itu menentukan sukses kami menjuarai grup. Laga kandang (melawan Juventus) juga. Tapi saya harap yang terbaik dari Barca belum muncul.”

(rin/mfi)


NO COMMENTS