Singapura – Referendum Catalunya membuat kiprah Barca di La Liga sempat dipertanyakan. Presiden La Liga Javier Tebas menegaskan Barca bakal tetap main di ajang itu.

Wacana kemerdekaan Catalunya marak terdengar lagi di Spanyol beberapa waktu lalu. Tepatnya 1 Oktober lalu, warga Catalunya memutuskan ingin merdeka dari Spanyol dalam sebuah pemungatan suara. Pemerintah Spanyol menyebut rencana referendum itu ilegal.

Saat isu yang sama muncul beberapa tahun lalu, Tebas dan Menteri Sport Spanyol Miguel Cardenal sudah memastikan Barca tidak akan boleh bermain di La Liga andai Catalunya memilih merdeka.

Meski isu referendum Catalan belakangan masih naik-turun terutama setelah dua pemimpinnya ditangkap kepolisian Spanyol, wacana soal Barca keluar dari La Liga masih tetap ada.

Terkait hal tersebut, otoritas La Liga memastikan bahwa Barca selamanya tetap jadi bagian dari La Liga karena pemerintah Spanyol sudah menolak kemerdekaan Catalunya tersebut. La Liga yakin Barca juga tidak akan nekat keluar begitu saja dari kompetisi itu.

“Kami tidak bisa mengubah ini. La Liga tidak boleh membiarkan ini. Saya sendiri tidak begitu memusingkan soal kemerdekaan Catalunya,” ujar Tebas dalam wawancara dengan sejumlah media, termasuk detikSport, di Shangri-la Hotel, Singapura.

“Kami sama sekali tidak punya rencana B (apabila Barca memilih hengkang). Catalunya selalu jadi bagian Spanyol dan begitu juga Barca,” lanjutnya.

(mrp/krs)



NO COMMENTS