Madrid – Atletico bermasalah dengan penalti di musim ini. Kemenangan tipis atas Celta Vigo, tadi malam membuktikan bahwa Atletico belum bisa mengatasinya.

Menjamu Celta di Vicente Calderon, Senin (13/2/2017) dinihari WIB, Atletico melakukan comeback sebelum memenangi pertandingan dengan skor akhir 3-2. Setelah Fernando Torres menyamakan gol cepat Celta yang dibuat Dani Cabral, eks pemain The Reds itu berpeluang memperbesar keunggulan timnya.

Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terhadap Yannick Carrasco. Torres maju sebagai algojo, tapi sepakannya membentur mistar gawang. Di babak kedua, Celta kembali memimpin lewat John Guidetti di menit 78.

Untungnya, di lima menit terakhir waktu normal Los Rojiblancos mampu membuat dua gol tambahan lewat Carrasco dan Antoine Griezmann guna memastikan kemenangan.

Kegagalan penalti Torres itu adalah yang keenam dari sembilan kesempatan bagi Atletico di La Liga musim ini. Opta mencatat, Atletico hanya mampu mengonversi 33% hadiah penaltinya, sekaligus menjadi tim dengan kegagalan penalti terburuk.

[Baca Juga: Buruknya Konversi Penalti Atletico di Musim Ini]

Bagi Torres sendiri, kegagalan itu menciptakan statistik yang tidak diinginkan. Masih menurut Opta, Torres menjadi pemain yang paling banyak gagal mencetak gol dari penalti dengan perbandingan 9/28.

Pelatih Atletico Diego Simeone tampak cukup frustrasi dengan permasalahan penalti ini. “Kami akan sangat baik kalau bisa mengonversi penalti-penalti kami,” kata dia di Marca.

“Itu bagian dari permainan ini. Kami berharap bisa mendapatkan penalti-penalti itu lagi dan bisa lebih tenang saat mengeksekusinya.”

(rin/din)


NO COMMENTS