Jakarta – Luis Enrique meyakini kejutan-kejutan akan dialami The Catalans dan Real Madrid pada pekan-pekan pamungkas La Liga Primera. Setiap lawan punya potensi menyulitkan.

Setelah saling berhadapan di laga El Clasico akhir pekan lalu, Barca dan Madrid saling tancap gas pada Kamis (27/4/2017) dinihari WIB. Keduanya bahkan sama-sama melumat musuhnya dengan skor yang besar.

Blaugrana unggul 7-1 atas Osasuna dan El Real unggul 6-2 atas Deportivo La Coruna. Hasil itu membuat persaingan menuju takhta juara semakin panas.

Jika melihat sisa perjalanan kedua tim musim ini, Madrid terbilang yang paling rumit. Fokus mereka harus terpecah dengan Liga Champions, yang akan berhadapan dengan Atletico Madrid di babak semifinal.

Selain itu, Madrid ditunggu lawan-lawan seperti Valencia, Sevilla, Celta Vigo, Malaga, dan tim yang sedang berusaha untuk keluar dari zona degradasi Granada.

Dengan perbandingan itu Enrique tak mau timnya dinilai lebih diuntungkan. Mantan pelatih AS Roma itu menganggap bahwa Blaugrana juga punya pertandingan yang sulit dengan melawan Espanyol, Villarreal, Las Palmas dan Eibar sebelum final Copa Del Rey melawan Alaves.

“Sudah jelas kita semua masih punya pertandingan yang sulit. Pertandingan-pertadingan setelah hari ini (Osasuna) akan jadi ancaman, dan di sepanjang musim ini kami punya masalah dengan tim yang berada di bawah, jadi menghadapinya akan sulit,” ucap Enrique seperti dikutip Express.

“Saya tidak merasa demikian (kondisi Real Madrid kini menjadikan mereka favorit). Mereka sebelumnya memainkan permainan lebih sedikit dan akan sulit bagi kami berdua, dan tentu saja akan ada kejutan,” tegasnya.

Jika sampai akhir musim nanti kedua tim masih punya poin sama, maka Barca jadi pihak yang lebih baik. The Catalans mengungguli El Real dalam rekor head to head musim ini.

(din/krs)


NO COMMENTS