Jakarta – Dalam menjaga persaingan berebut titel La Liga, pekan ini Real Madrid akan menghadapi Granada yang sudah terdegradasi. Tapi catatan masa lalu memperlihatkan Madrid tak bisa meremehkan lawan jenis itu.

Saat ini Madrid menempati posisi dua klasemen La Liga dengan 81 poin, sama dengan torehan Barca si pemuncak klasemen sementara; Barca unggul head to head, tapi Madrid punya satu laga sisa lebih banyak.

Dengan persaingan menuju akhir, di jornada 36 La Liga pekan ini Madrid akan melawat ke markas Granada, Minggu (7/5/2017) dinihari WIB. Lawan El Real merupakan satu dari dua tim yang sudah pasti terdegradasi.

Granada kini menempati posisi dua dari dasar klasemen dengan 20 poin. Sisa tiga laga dipastikan tak bakal membuat Granada bisa keluar dari zona merah.

Kendatipun di atas kertas Los Blancos tampak tidak akan kesulitan mengatasi Granada, yang Januari lalu juga sukses digulung 5-0 di Santiago Bernabeu. Tapi sebuah catatan memperlihatkan Madrid tak bisa jemawa.

[Baca juga: Granada Sudah Degradasi, tapi Zidane Justru Waswas]

Menurut Marca.com, dalam sepuluh kesempatan menghadapi tim yang sudah dipastikan terdegradasi di La Liga, Madrid pernah dipaksa menelan kekalahan dalam dua di antaranya.

Yang terdekat adalah kekalahan 1-2 dari Murcia pada jornada 37 La Liga 2003-04. Saat itu Madrid finis di posisi empat (70 poin), di bawah Deportivo La Coruna (71 poin), Barca (72 poin), dan Valencia (77 poin) si kampiun.

Kesempatan lain Madrid bertekuk lutut dari tim yang sudah terdegradasi adalah pada musim 1976-77 melawan Malaga, yang membuat ‘Si Putih’ saat itu jadi gagal finis ketiga.

Catatan masa lalu itu setidaknya memperlihatkan betapa Madrid harus tetap waspada menghadapi Granada, mengingat sedemikian pentingnya tiga angka pada saat ini.

(krs/din)


NO COMMENTS