Barca – Presiden Barca Josep Maria Bartomeu menyatakan bahwa Marco Verratti sebenarnya ingin bergabung. Tapi negosiasi menemui kendala karena Paris Saint-Germain enggan melepas Verratti.

Verratti sudah cukup lama dikaitkan dengan Barca. Pemain tengah internasional Italia itu akan diproyeksikan sebagai pengganti Andres Iniesta yang kini sudah berusia 33 tahun.

Gayung bersambut, Verratti juga dikabarkan tertarik untuk pindah ke Barca. Ambisi besar untuk menjuarai Liga Champions disebut-sebut jadi alasan pemain berusia 24 tahun itu untuk meninggalkan PSG.

Tapi sampai saat ini Barca tak bisa mendapatkan tanda tangan Verratti. Mereka mendapat penolakan dari PSG yang menyatakan bahwa Verratti tidak dijual.

Selain itu, Barca juga tidak berdaya karena Verratti tak punya klausul rilis. Karena itu, mereka tidak bisa ‘memaksa’ PSG untuk melakukan negosiasi.

“Klub ingin negosiasi. Lihat saja ke kasus Verratti, seorang pemain yang kami minati, pelatih yakin dia cukup bagus di lini tengah Barca,” ujar Bartomeu kepada Mundo Deportivo seperti dilansir Soccerway.

“Kami tahu bahwa dia ingin datang ke Barca, tapi ketika Anda menghubungi PSG dan bicara dengan presidennya (Nasser Al-Khelaifi), dia bilang bahwa dia (Verratti) tidak dijual dan tidak ada klausul rilis.”

“Dengan demikian, presiden bisa memutuskan apakah dia ingin negosiasi dengan kami atau tidak. Dalam hal ini, sepakbola Spanyol tak berdaya. Di sini, ada klausul rilis dan di sana, di sana tidak ada,” lanjutnya.

“Dan pihak luar bisa datang (ke Spanyol) dan menebusnya dan kami tidak bisa. Jadi untuk saat ini, kami belum negosiasi dengan PSG, terlepas dari keinginan si pemain untuk datang ke Barca. Kami harus menerimanya,” kata Bartomeu.

Bartomeu juga menyatakan bahwa PSG telah memberi tahu Verratti kalau dirinya hanya boleh pergi setelah kontraknya habis. Verratti sendiri masih terikat kontrak dengan PSG sampai 2021.

[Baca juga: Barcelona Gagal Dapatkan Paulinho, Patah Hati Mengejar Verratti]

(nds/cas)


NO COMMENTS