Munich – Datang dengan diiringi ekspektasi tinggi, Renato Sanches justru gagal bersinar di Bayern Munich. Tapi Sanches dinilai masih pantas mendapat kesempatan kedua.

Sanches direkrut Bayern dari Benfica pada musim panas tahun lalu. Bayern Munich mengeluarkan dana mencapai 35 juta euro –yang bisa melesat sampai 80 juta euro– untuk mendatangkan pemain tengah internasional Portugal itu.

Sanches juga datang dengan prestasi yang cukup mengilap. Selain mengantar Portugal jadi juara, pemain tengah berusia 19 tahun itu juga memegang status sebagai Pemain Muda Terbaik di Piala Eropa 2016.

Dengan segala atribut tersebut, harapan tinggi pun disematkan kepada Sanches. Tapi musim perdana Sanches bersama Bayern jauh dari kata memuaskan.

Sanches hanya tampil 25 kali di semua kompetisi dan hanya sembilan kali jadi starter. Dari 25 kali penampilan itu, hanya satu kali Sanches tampil penuh selama 90 menit. Dia juga sama sekali belum mencetak gol maupun assist.

Oleh legenda Bayern Lothar Matthaus, Sanches disebut sebagai salah satu flop di Bundesliga musim lalu. Penampilannya yang jauh dari harapan itu juga membuat masa depan Sanches di Allianz Arena jadi tanda tanya.

Tapi Presiden Bayern Uli Hoeness memberikan pembelaannya untuk Sanches. Dia juga menyebut Sanches pantas mendapat kesempatan satu musim lagi.

“Dia tidak bisa mempersiapkan diri dengan baik setelah Piala Eropa tahun lalu dan cedera cukup lama,” ujar Hoeness kepada kicker seperti dilansir ESPN FC.

“Ini juga pertanyaan sulit karena Carlo Ancelotti berada di bawah tekanan untuk sukses. Anda tidak bisa menuntut dari luar agar dia memilih pemain tertentu.”

“Pada akhirnya, si pemain juga harus cukup bagus. Saya meminta agar kami mencobanya satu tahun lagi. Dia menandatangani kontrak lima tahun jadi tidak banyak yang berubah jika kami memberi kesempatan kepadanya satu tahun lagi,” katanya.

(nds/krs)


NO COMMENTS