Judi BolaWojciech Szczesny sudah dua musim dipinjamkan The Gunner ke AS Roma. Dia mengaku bisa saja dulu bertahan, karena sempat berat hati meninggalkan The Gunners.

Szczesny meninggalkan The Gunner di musim panas 2015, setelah jatah bermainnya mulai berkurang. Di pertengahan musim 2014/2015 dia tergusur oleh David Ospina, lalu kansnya makin menyempit menyusul kedatangan Petr Cech di awal musim 2015/2016.

Mulanya meninggalkan The Gunner terasa amat berat untuknya, karena menyadari bisa saja takkan kembali seterusnya. Tapi pada prosesnya penjaga gawang asal Polandia itu justru mendapatkan pengalaman besar yang membuatnya naik level.

Simak Juga : ‘Madrid Bukan Cuma Ronaldo’ | Berita Bola Terbaru

Di Roma, Szczesny mendapatkan kesempatan baru untuk membuktikan diri dan belajar lebih jauh. Di Italia yang terkenal taktis, penjaga gawang 27 tahun itu mendapatkan hal-hal baru.

Dia perlahan-lahan mencengkeram posisi penjaga gawang utama dan jadi andalan di Giallorossi. Sejauh ini Szczesny total sudah tampil 79 kali untuk Roma, menorehkan 23 clean sheet dan kebobolan 90 kali.

Musim ini dia jadi pilihan utama di liga dan selalu tampil di 36 pertandingan, membawa Roma bersaing di papan atas. Maka jika awalnya Szczesny merasa berat hati meninggalkan The Gunner, dia kini bersyukur mengambil langkah itu.

“Sebelum saya pergi, saya menjalani musim yang sangat buruk, dari performa, cedera-cedera, isu di luar lapangan. Saat itu keadaannya amat buruk,” kata Szczesny dalam wawancara dengan Guardian.

“Saya bisa saja bertahan di sebuah lingkungan yang sedang berjalan negatif untuk saya. Tapi kesempatan yang datang memberikan saya sebuah start baru. Anda mendapatkan perspektif baru. Anda mendapatkan pelatih-pelatih dan pengaruh baru. Anda menjalani latihan-latihan baru, melakukan hal-hal baru.”

“Sekarang saya sangat senang itu terjadi, meski kesan pertamanya saat itu adalah saya mungkin akan terdepak dari The Gunner, yang mana sangat menyakitkan. Sekarang saya berpikir bahwa pergi mungkin adalah hal terbaik yang bisa terjadi kepada saya,” imbuhnya.

Roma sementara ada di posisi dua klasemen Serie A dengan nilai 81 dari 36 pekan, tertinggal empat poin dari Juventus di posisi teratas. ‘Serigala Ibukota’ juga merupakan tim terbaik kedua sementara dalam hal jumlah kebobolan, dengan baru kemasukan 33 kali.

(raw/rin)


NO COMMENTS