Milan – Luciano Spalletti tahu targetnya di Inter Milan musim depan terbilang berat. Tapi sebelum itu, Spalletti ingin mengenal dulu skuatnya lebih dalam lagi.

Spalletti dikontrak selama dua tahun oleh Inter setelah klub itu menjalani musim 2016/2017 dengan begitu buruk. Parameternya adalah tiga kali berganti pelatih, Inter tetap gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Keberhasilan Spalletti membawa Roma dua kali finis runner-up Serie A plus pencapaiannya selama ini sebagai pelatih membuat Inter pede bisa meraih hasil bagus musim depan. Apalagi Inter dianggap punya skuat yang mumpuni untuk bersaing musim depan.

Belum lagi beberapa pemain top seperti Radja Nainggolan, Wojciech Szczesny, dan Antonio Ruediger dikait-kaitkan dengan Inter saat ini. Ditambah ada nama seperti Angel Di Maria dan James Rodriguez.

Meski demikian, Inter harus lebih dulu menjual pemainnya saat ini karena terbentur aturan Financial Fair Play (FFP). Maka dari itu, Spalletti belum berani pasang target tinggi sebelum dia bisa mengenal skuatnya secara detil.

“Tugas kami adalah menjadikan lolos ke Liga Champions sebagai target minimal. Bagaimanapun, melihat klasemen akhir musim lalu, posisi tiga besar memang masih sangat jauh,” ujar Spalletti seperti dilansir Football Italia.

“Kami butuh 9 atau 10 pemain lagi untuk memperpendek jarak itu karena mereka juga memperkuat timnya sendiri,” sambungnya.

“Jadi sebelum memasang target, saya harus lebih dulu melihat langsung para pemain saya dan melihat bagaimana reaksi mereka atas ide-ide saya.”

“Para pemain yang ada di sini harus merasa bahwa mereka berusaha untuk Inter, bukan sekadar status. Jika tidak buat apa bicara soal rasa memiliki klub ini.”

“Saya akan terus menanamkan konsep ini kepada mereka. Jika mereka tak merasa bangga mengenakan seragam Inter, maka lebih baik pergi saja,” tutup Spalletti.

(mrp/cas)


NO COMMENTS