Naples – Napoli meyakini bahwa musim depan adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk meraih scudetto. Tapi sang pelatih, Maurizio Sarri, masih enggan bicara soal itu.

Napoli kembali meramaikan persaingan papan atas Serie A di musim lalu. Pada akhirnya, Marek Hamsik dkk. finis ketiga di belakang Juventus dan AS Roma.

Hasil itu melanjutkan tren bagus yang mereka catat dalam lima musim terakhir, di mana Napoli hanya sekali finis di luar tiga besar. Partenopei dua kali jadi runner-up dan dua kali finis ketiga.

Mengindikasikan tak akan melakukan perombakan besar pada skuatnya, Napoli dinilai akan kembali jadi penantang juara di Serie A musim depan. Beberapa pemain dan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis bahkan menyebut bahwa ini adalah saatnya mereka juara.

Tapi Sarri masih belum mau bicara banyak soal scudetto. Untuk saat ini, pembicaraan soal scudetto masih terlalu awal.

“Terlalu dini untuk mengatakannya, tapi jika semua memutuskan untuk lanjut dengan Napoli, itu karena kami tahu apa yang bisa kami lakukan lebih dari tahun lalu,” ujar Sarri kepada Corriere della Sera seperti dilansir Football Italia.

“Saya adalah orang yang logis dan logika memberi tahu saya kalau kami bisa lebih baik. Dua klub Milan kembali ke trek, seperti tak terhindarkan, dan saya penasaran dengan kerja Luciano Spalletti di Inter.”

Sarri terpilih sebagai Pelatih Terbaik Serie A dan mendapat banyak pujian dari pelatih-pelatih top Italia seperti Arigo Sacchi dan Marcello Lippi. Tapi Sarri merasa pujian itu tak akan berarti jika dia gagal di lapangan.

“Pujian membuat saya bangga ketika itu datang dari orang-orang yang membuat sepakbola Italia hebat, seperti Sacchi dan Lippi, tapi Anda harus mendukungnya dengan bukti di atas lapangan. Sejujurnya, unggul lebih menyenangkan daripada mendapat pujian,” katanya.

(nds/cas)


NO COMMENTS