Milan – Keputusan Gianluigi Donnarumma menolak kontrak baru dari AC Milan disebut bukan hal mengejutkan. Pemandu bakat yang menemukannya dulu mengaku bisa menduganya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Donnarumma memutuskan menolak perpanjangan kontrak dari Milan. Kontraknya yang saat ini tinggal tersisa setahun, membuat Rossoneri dalam situasi serba sulit.

[Baca juga: Donnarumma Tak Mau Perpanjang Kontrak di Milan]

Milan perlu menjualnya di musim panas ini jika tak mau kehilangan potensi pemasukan jutaan euro. Sebab jika tidak begitu, Donnarumma bisa pergi di musim panas tahun depan secara cuma-cuma.

Perihal ini sendiri disebut pemandu bakat yang ‘menemukan’ kemampuan Donnarumma saat masih bocah, Giocondo Martorelli, sebagai hal yang tak mengejutkan.

“Saya mungkin muncul sebagai sesuatu yang tak menyenangkan untuk sejumlah orang, tapi saya adalah satu dari sangat sedikit yang menduga ini terjadi. Mengetahui beraneka situasi, di Milan sebelumnya dan juga setelahnya, tidak mengejutkan kalau Donnarumma tidak memperpanjang kontraknya,” kata Martorelli kepada TMW Radio.

“Ini adalah masalah yang perlu ditelurusi sampai ke awal, untuk memahami siapa yang bertanggung jawab untuk mencapai titik ini, setahun sebelum akhir masa kontrak. Saya tahu semuanya soal Donnarumma, keluarganya, kerabatnya, setiap sudut rumahnya.”

“Ada hal-hal yang sungguh mengejutkan saya, sebut saja koran-koran dan stastiun-stasiun TV itu, yang pura-pura tak tahu apa yang terjadi di belakangnya dan selalu ada. Sejarah Donnarumma itu kompleks dan ini adalah hasil akhir dari sikap yang sejak awal tidak fair,” imbuhnya dikutip Football Italia.

[Baca juga: ‘Donnarumma Sudah Khianati Milan’]

Martorelli dulu menemukan bakat Donnarumma saat masih bermain di klub junior bernama Club Napoli. Dia lantas memperkenalkannya ke Inter Milan dan pada prosesnya dia melihat ada yang tidak beres dengan Donnarumma.

“Saya melihat bocah ini di Naples dan segera menghubungi Piero Ausilio di Inter. Selama tiga setengah tahun sampai 2013, dia dirawat oleh Inter dan menjalani sejumlah trial di sana. Semuanya berjalan baik sampai saat dia hendak meneken kontrak tertulis dengan klub,” sambung Martorelli.

“Sore itu, kami semua sepakat: dia, ayahnya, dan ibunya, setelah empat tahun yang intens. Esok harinya, mereka menjalin kesepakatan dengan Milan, tanpa peringatan atau sikap yang fair. Ada sejumlah preseden yang membuat saya berpikir Donnarumma bisa mengalami situasi seperti ini dengan Milan.”

“Saya bingung dengan keputusannya tak bertahan di klub seperti Milan, tapi kemudian saya punya pemikiran tersendiri terkait hal ini.”

“Saya ulangi: keluarganya di 2013 sepakat dengan Inter. Mereka pulang ke Naples, esok harinya terbang dan meneken kontrak dengan Milan. Kontrak yang mereka sudah sepakati kurang dari 24 jam sebelumnya tak berarti apa-apa,” tandasnya.

(raw/rin)


NO COMMENTS