Milan – Kekalahan AC Milan dari Sampdoria benar-benar disoroti tajam oleh manajemen. Hasil itu disebut sebagai alarm untuk lebih baik menyikapi laga melawan tim kecil.

Milan tunduk 0-2 saat bertandang ke Sampdoria, Minggu (24/9/2017) kemarin. Tak cuma menelan kekalahan, Rossoneri benar-benar dibuat tak berdaya di Luigi Ferraris.

Skuat besutan Vincenzo Montella itu tak berhasil menuliskan satupun tembakan tepat target. Ini jadi kekalahan kedua dari enam pekan di Serie A Italy sejauh ini, setelah sebelumnya ditaklukkan Lazio 1-4.

Hasil ini disoroti oleh CEO Milan Marco Fassone. Mempertimbangkan belanja besar mereka di musim panas kemarin dan komposisi skuat yang sudah dibentuk, kekalahan dari Sampdoria dinilai amat mengejutkan.

Fassone menyebut Milan harus segera berbenah, khususnya secara mentalitas ketika menghadapi laga-laga melawan tim-tim yang di atas kertas lebih lemah.

“Kepercayaan diri tidak datang dari satu hari ke hari berikutnya, tapi dari hasil-hasil. Seharusnya sudah ada kepercayaan diri sejauh ini, tapi kami tak melihatnya di lapangan. Saya harap itu akan muncul segera,” ucapnya seperti dikutip Soccerway.

“Saya tak tahu apakah ini soal menghadapi sebuah tim yang bagus. Saya tak merasa Samp ada di level kami, tapi Giampaolo (pelatih Sampdoria) sudah bekerja dengan sangat baik. Saya menyelamatinya, tapi Milan itu lebih kuat dari Samp dan perlu menghadapi laga dengan cara berbeda.”

“Kami sudah mendapatkan sejumlah alarm, kami marah dan saya harus berbicara karena kekalahan-kekalahan macam ini tak seharusnya dianggap sebagai sebuah hal biasa. Milan tidak seharusnya tunduk menghadapi lawan-lawan yang dinilai lebih lemah dari kami,” dia menambahkan.

Milan membelanjakan lebih dari 200 juta euro di musim panas kemarin untuk merekrut pemain-pemain anyar, di antaranya Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, dan Leonardo Bonucci.

(raw/krs)


NO COMMENTS