Jakarta – Mauro Icardi menentukan kemenangan Inter Milan atas Atalanta setelah merepotkan lawan sepanjang pertandingan. Pelatih Inter Luciano Spalletti menyebut Icardi adalah pemangsa.

Icardi memborong dua gol kemenangan La Benemata atas Atalanta di Giuseppe Meazza, Senin (20/11/2017) dini hari WIB, dalam partai giornata 13 Serie A.

Striker asal Argentina berusia 24 tahun itu mencetak kedua golnya sama-sama lewat tandukan; yang pertama dari situasi bola mati sedangkan yang kedua dari permainan terbuka.

Mauro Icardi mencetak gol pertama ke gawang Atalanta (Foto: Alessandro Garofalo/Reuters)

“Belum pernah ada yang menjebol gawang Atalanta dari sebuah situasi bola mati, tapi Icardi mampu melakukannya, karena ia seperti pemangsa saat menghadapi korbannya,” ujar Spalletti kepada Mediaset Premium yang dikutip Football Italia.

“Icardi pemain dengan mental juara, tapi saya salah satu pelatih yang berpikir bahwa tim secara keseluruhan-lah yang harus senantiasa diapresiasi dalam sebuah kemenangan,” katanya.

Kedua gol tersebut adalah hasil dari ancaman demi ancaman yang dihadirkan Icardi ke gawang Atalanta. Setidaknya ada satu peluang emas lain di awal permainan, yang masih diamankan penjaga gawang Etrit Berisha.

Dalam catatan Squawka, Icardi melepaskan enam tembakan ke arah gawang Atalanta. Berapa total tembakan Inter secara keseluruhan? Delapan. Roberto Gagliardini dan Ivan Perisic masing-masing membuat satu tembakan.

“Saya memaksimalkan dua umpan silang bagus. (Tapi) saya masih punya penyesalan mengenai peluang di babak pertama karena harusnya saya juga bisa memaksimalkannya,” ujar Icardi.

Tambahan dua gol membuat Icardi sudah mencetak 13 gol sampai dengan giornata 13 Serie A musim ini. Sudah empat kali pula ia membuat sepasang gol dalam satu laga Serie A pada musim 2017/2018. Satu hat-trick pun sudah ia catatkan musim ini.

(krs/fem)


NO COMMENTS