Roma – Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, tak habis pikir dengan kegagalan timnya mengalahkan AC Milan dengan segudang peluang yang dimiliki sepanjang 90 menit.

Pada laga pekan ke-24 yang dihelat di Olimpico, Selasa (14/2/2017) dinihari WIB, Lazio yang tampil sebagai tuan rumah bermain agresif sejak menit awal.

Meski tunduk penguasaan bola, yakni 42 persen berbanding 58 persen milik Milan, Lazio berhasil memaksa penjaga gawang tim tamu Gianluigi Donnarumma berjibaku menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Total ada sembilan penyelamatan dibuat Donnarumma ketika Lazio membuat 23 attempts dengan 10 mengarah ke gawang. Gol penalti Lucas Biglia di pengujung babak pertama seperti jadi awal pesta tuan rumah.

Tapi Lazio harus menerima pil pahit ketika gol Suso di menit ke-85 memaksakan skor akhir menjadi 1-1. Hasil yang terbilang menyakitkan untuk Lazio mengingat begitu dominannya mereka sepanjang laga.

[ Baca juga: Suso Selamatkan Milan dari Kekalahan di Kandang Lazio ]

“Tentu saja kami sangat kecewa,” ujar Inzaghi seperti dikutip Football Italia.

“Kami harusnya memenangi laga ini, dengan total 23 percobaan dan kami hanya bikin gol lewat penalti. Milan punya banyak pemain hebat, kami tidak bisa membuat skor jadi 2-0 dan akhirnya ada gol penyama kedudukan dari Suso,” sambungnya.

“Namun masih kebanggaan melihat Lazio bermain seperti itu. Kami pantas memenangi dua laga terakhir kami di Olimpico, kami mendapat satu gol melawan Chievo dan Milan, tapi itu tidak menggambarkan keseluruhan pertandingan.”

“Kami terima hasil sebanding ini, kami memang kurang beruntung belakangan ini di Olimpico karena harusnya kami tampil lebih baik.

“Kami harus tetap semangat untuk terus bermain bagus,” tutupnya.

(mrp/mfi)


NO COMMENTS