Milan – Saga masa depan penjaga gawang muda AC Milan Gianluigi Donnarumma masih terus bergulir. Mantan pemain Milan, Ronaldo Luiz Nazario, membela Donnarumma.

Pesepakbola berusia 18 tahun itu menolak memperpanjang kontraknya di Milan yang akan habis pada musim panas tahun depan. Keputusan itu membuat Donnarumma menjadi sasaran kemarahan sebagian besar suporter Rossoneri.

Di media sosial, Donnarumma di-bully. Donnarumma juga sempat dihujani uang kertas saat berlaga bersama Italia U-21, belum lama ini sebagai anggapan bahwa dia adalah pemain mata duitan.

Ronaldo pernah memperkuat Milan selama lima tahun, usai membela lawan sekota Inter Milan juga dalam periode yang sama pada akhir 90an. Menurut pemain legendaris Brasil itu, keputusan Donnarumma merupakan hal yang wajar.

“Terlalu banyak perasaan, emosi, bahkan dari Milanisti,” ucap Ronaldo kepada Gazzetta dello Sport. “Para pemainnya mungkin sedikit dari kebanyakan, karena mereka paling rentan. Kalau mereka tidak pindah mereka berisiko stagnan dan kalau mereka menerimanya maka dengan mudah dicap sebagai pengkhianat.”

“Saya bukannya membenarkan Donnarumma. Saya hanya bilang bahwa Anda mesti berhati-hati tentang menilai seseorang. Dia benar-benar memiliki hak untuk memilih, dia harus bisa memilih di mana dia paling dihargai, paling termotivasi.”

“Itu juga bisa artinya Milan, sudah jelas. Namun, setiap orang memiliki tantangan masing-masing dan Anda harus menghormatinya.”

“Saya pun bergonta-ganti tim, memang benar. Klub-klub itu sering kali merupakan pilihan yang berat tapi mereka selalu menjadi tantangan-tantangan yang penting,” sambung pemain terbaik dunia tiga kali itu.

Real Madrid menjadi salah satu klub yang dikabarkan ngebet memburu Donnarumma. “Bursa transfer bukan wewenang saya. Saya baca dia disukai, tapi itu kan wajar,” lanjut Ronaldo, yang pernah berseragam Madrid pada 2005-2007 ini.

“Para pemain hebat selalu disambut di Real.”

(rin/rin)


NO COMMENTS