Roma – Daniele De Rossi kecewa AS Roma harus berpisah jalan dengan Luciano Spalletti. Dia makin kecewa karena mantan pelatihnya itu selangkah lagi gabung Inter Milan.

Spalletti memutuskan meninggalkan Roma meski berhasil membawa anak-anak ibukota finis di posisi dua dan lolos ke fase grup Liga Champions. Pelatih plontos itu bahkan mengantarkan Giallorossi mencapai poin tertinggi dalam sejarah klub yakni 87 angka.

Keputusannya pergi diyakini karena tekanan terus menerus yang dihadapinya, yang bermula karena isu Francesco Totti. Dia dinilai suporter tak menghargai Totti karena membatasi waktu bermainnya, sementara Spalletti menegaskan pentingnya mengutamakan tim untuk mencapai target.

Spalletti kabarnya kecewa karena Roma justru tak mendapatkan menghargai atas kiprah mereka. Kepergian pria 58 tahun itu amat disayangkan De Rossi, yang mengakuinya sebagai pelatih berkualitas.

Kini Spalletti tinggal meresmikan saja kontraknya bersama Inter Milan. De Rossi berharap mantan pelatihnya itu tak sampai membuat Roma kecewa besar dengan meraih sukses bersama Inter.

“Itu mengecewakan, karena saya sangat menyukainya dan merasa dia adalah seorang pelatih bagus,” ujarnya dikutip Football Italia.

“Saya berharap dia tidak membuktikan betapa bagusnya dirinya di Inter, karena mereka akan menjadi musuh kami untuk posisi-posisi atas. Setidaknya untuk posisi dua, kalau tidak di atasnya,” imbuhnya.

De Rossi sendiri sempat disebut-sebut membuka peluang mengikuti Spalletti ke Inter, tapi menepis gosip tersebut.

“Akan aneh melihat saya dengan seragam lain,” tandasnya.

(raw/mfi)


NO COMMENTS