Milan – Derby della Madonnina edisi 219 akan digelar di Serie A akhir pekan ini. Inter di atas kertas karena dalam rangkaian positif, sementara Milan sedang negatif.

Inter akan bertindak sebagai tuan rumah saat menghadapi Milan, Senin (16/10/2017) dinihari WIB. Kedua tim dalam situasi berbeda menuju laga ini.

Inter Milan sedang dalam laju positif karena belum terkalahkan di tujuh pekan pertama, memenangi enam laga dan berimbang di satu lainnya. Sebaliknya Milan sudah menelan tiga kekalahan dengan sisanya dimenangi.

Jika Inter akan berhasrat melanjutkan tren positif mereka, Milan bakal termotivasi untuk bangkit. Setelah berimbang di dua pertemuan terakhir, akankah ada pemenang akhir pekan ini? Atau justru terulang catatan pada 1937 silam di mana ada hasil setara di tiga laga berturut-turut?

Berikut adalah data dan fakta lainnya terkait duel Inter vs Milan

– Inter dan Milan sudah berimbang di dua pertemuan terakhir di Serie A dengan skor 2-2. Kali terakhir mereka berimbang di tiga laga Serie A secara berturut-turut adalah pada Februari 1937 silam.

– Inter cuma tunduk sekali dalam 12 partai kandang di liga melawan Milan, unggul 8 dan setara 3. Dalam enam pertemuan teranyarnya, Inter mendapatkan hasil berselang-seling antara unggul dan setara.

– Inter pertama kalinya meraih poin 19 atau lebih di tujuh laga pertama Serie A sejak 2002/2003.

– Inter mencetak gol dalam 30 dari 31 pertandingan kandang terakhir di kandang, memenangi 21 di antaranya dengan empat berakhir setara dan enam lainnya tunduk.

– Milan tunduk dua laga berturut-turut di Serie A untuk kali pertama sejak Februari, ketika mereka tunduk tiga kali berturut-turut saat itu.

– Inter paling banyak melakukan umpan silang terbanyak dari permainan terbuka pada Serie A musim ini, yakni 152 kali. Bahkan Candreva dan Perisic adalah dua dari tiga pemain dengan umpan silang terbanyak di liga.

– Inter punya lebih banyak gol di 15 menit terakhir diabndingkan tim-tim Serie A lainnya musim ini (8 gol). Milan belum bisa mencetak gol di periode yang sama.

– Mauro Icardi telah menuliskan persentase akurasi tembakan terbaik (81%) dan rasio konversi terbaik (38%) di Serie A musim ini, di antara pemain yang minimal telah melepaskan 10 tembakan.

– Nikola Kalinic telah mencetak empat gol melawan Inter di divisi teratas, menjadi lawan paling ramah untuknya bersama Cagliari. Melawan Inter juga, dia mencetak hat-trick pertama dari dua yang dicatatkan sejauh ini di Serie A.

-Leonardo Bonucci melakukan debut Serie A bersama Inter, melawan Cagliari di Mei 2006 silam.

(raw/mrp)


NO COMMENTS