London – Para pemain West Ham United memang sangat kecewa dengan kepergian Dimitri Payet. Akan tetapi, mereka sekarang sudah kembali bahagia.

Payet kembali ke Marseille di bursa transfer Januari lalu setelah satu setengah musim berkostum West Ham. Pemain tengah serang asal Prancis itu ngotot ingin hengkang dan memberi tahu manajer Slaven Bilic bahwa dirinya tak mau lagi main untuk The Hammers.

West Ham sempat menolak tawaran dari Marseille, tapi pada akhirnya menjual Payet ke klub tersebut dengan harga 25 juta poundsterling.

(Baca juga: Latar Belakang di Balik Kepulangan Payet ke Marseille)

“Tentu saja kami sangat kecewa. Manajer, seperti yang Anda lihat dari konferensi persnya, juga sangat kecewa,” ucap kapten West Ham, Mark Noble, kepada Sky Sports News HQ.

Payet adalah bintang West Ham pada musim lalu. Dia tampil gemilang dengan sumbangan 12 gol dan 15 assist dalam 38 pertandingan. Kemampuannya mencetak gol lewat tendangan bebas juga membuat fans West Ham terpukau.

“Dia punya pengaruh yang sangat besar ke tim kami karena dia adalah seorang pemain besar di ruang ganti. Para pemain menyukainya dan akan melakukan apapun untuknya,” kata Noble.

Sejak Payet menolak dimainkan dan akhirnya pergi, West Ham telah melalui empat pertandingan. Mereka unggul tiga kali dan cuma tumbang dari Manchester City.

“Itu adalah waktu yang berat buat kami semua. Namun, ruang ganti kami sudah menjadi tempat yang membahagiakan lagi,” ujar Noble.

“Dia (Bilic) tak ingin menyingkirkan Dimi, tapi dia ingin menyingkirkan situasi ini. Tentunya kami harus mengatasi itu semua dan cara terbaiknya adalah dengan memenangi pertandingan, dan itulah yang telah kami lakukan,” katanya.

(mfi/rin)


NO COMMENTS