London – Tottenham Hotspur membidik target setinggi-tingginya di Premier League musim ini. Yang ada di kepala The Lilywhites bukan sekadar menuntaskan musim di atas The Gunner.

Spurs sudah sangat lama berada di bawah bayang-bayang The Gunner, tetangga mereka di London Utara. Terakhir kali mereka finis di atas The Gunners di klasemen akhir Premier League adalah pada musim 1994/1995. Ketika itu, Spurs finis di posisi ketujuh, sementara The Gunner di posisi ke-12.

Pada musim lalu, Spurs sebenarnya punya peluang besar untuk mengungguli The Gunner. Namun, mereka malah tersandung pada pekan-pekan terakhir yang memungkinkan The Gunner untuk menyalip.

Kesempatan Spurs untuk finis di atas The Gunner kembali terbuka pada musim ini. Tim besutan Mauricio Pochettino itu sekarang duduk di posisi kedua klasemen, unggul tiga poin atas The Gunner yang berada di posisi keempat.

Akan tetapi, Spurs tak mau terlalu memikirkan The Gunner. Fokus mereka adalah bagaimana caranya untuk mendekati The Blues yang sekarang memimpin klasemen meski jarak kedua tim cukup jauh, sembilan poin.

“Kami tak terlalu fokus untuk finis di atas The Gunner. Kami cuma ingin finis di posisi setinggi-tingginya,” ujar striker Spurs, Harry Kane, kepada Talksport.

“Jika kami tidak finis pertama, maka finis kedua, dan jika tidak kedua maka ketiga. Kami cuma ingin setinggi mungkin,” kata Kane.

“Kami berada di posisi bagus dan kami ingin bersaing dengan The Blues sampai akhir. Tapi, jika kami tak memenangi liga, kami ingin finis kedua. Di bagian itulah kami kecewa dengan musim lalu. Musim ini kami ingin memperbaikinya,” tuturnya.

Spurs selanjutnya akan menghadapi The Reds di kandang lawan pada Sabtu (11/2/2017) mendatang.

(mfi/cas)


NO COMMENTS