London – Riyad Mahrez dan Jamie Vardy adalah jimat Leicester City pada musim lalu, tapi keduanya meredup pada musim ini. Claudio Ranieri disarankan untuk tak lagi menjadikan dua pemain itu sebagai starter.

Mahrez dan Vardy menjadi motor utama di balik keberhasilan Leicester menjuarai Premier League musim lalu. Mahrez menyumbangkan 17 gol dan 11 assist, sementara Vardy mendonasikan 24 gol dan 10 assist di sepanjang musim lalu.

Special untuk Mahrez, performa apik tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier League versi PFA. Winger asal Aljazair itu juga menjadi Pemain Terbaik Afrika 2016.

Akan tetapi, Mahrez dan Vardy sekarang tak mampu mengangkat Leicester dari keterpurukan. Penampilan keduanya, seperti halnya para pemain Leicester yang lain, jauh menurun.Mahrez baru mengemas tiga gol , sementara Vardy lima gol.

Eks striker Leicester, Tony Cottee, menyebut Mahrez dan Vardy bukan lagi pemain yang sama seperti musim lalu. Menurutnya, sekarang adalah waktunya bagi Ranieri untuk mengandalkan pemain-pemain lain.

“Ranieri harus loyal kepada para pemainnya atas apa yang sudah mereka lakukan pada musim lalu. Tapi, ada waktunya Anda harus melihat bagaimana para pemain itu bermain,” ujar Cottee di Sky Sports.

“Mahrez jauh menurun musim ini, sama sekali tak mendekati dirinya musim lalu.

“Vardy juga bukan lagi pemain yang sama. Ada sedikit argumen bahwa dia tak lagi mendapatkan suplai bola yang bagus, yang mana benar, tapi kedua pemain itu tak menampilkan performa yang membuat mereka pantas dipertahankan.

“Ranieri harus melihat semua opsi dan dia harus melihatnya dari sisi taktik. Leicester secara tradisional memakai 4-4-2, tapi bisakah dia menerapkan sistem yang berbeda? Apakah dia perlu memasang tiga bek tengah? Mereka sudah sedikit mencobanya musim ini.

“Anda harus melihat Islam Slimani, Shinji Okazaki. Apakah mereka lebih baik daripada Mahrez dan Vardy? Mungkin tidak, tapi mereka harus mencobanya,” kata Cottee.

Leicester kini terbenam di posisi ke-17 klasemen sementara Premier League. The Foxes hanya berjarak satu poin dari Hull City yang berada di zona degradasi.

(mfi/mrp)


NO COMMENTS