London – Tottenham Hotspur kembali terlibat di persaingan papan atas Premier League musim ini. Pengalaman pahit musim lalu diyakini bisa memberikan sesuatu.

Spurs kembali terlibat persaingan gelar juara di musim ini. Sementara ini The Lilywhites berada di posisi dua klasemen dengan nilai 62 dari 29 pekan, tertinggal tujuh angka dari The Blues.

Sementara di belakang mereka, empat tim juga sedang berlomba-lomba merangsek ke posisi atas. The Reds yang menempati posisi tiga cuma berjarak tiga angka, diikuti Manchester City, Red Devils, dan The Gunner.

Dengan sembilan laga yang masih tersisa, Spurs bakal diuji konsistensinya sampai akhir musim. Musim lalu, skuat Mauricio Pochettino ini mengalami kemunduran di fase yang sama.

Setelah dipastikan kehilangan kans juara di pekan keenam, Spurs kemudian menelan kekalahan di dua pekan terakhir. Hasil-hasil itu membuat mereka pada akhirnya dilewati musuh sekota, The Gunner, dan harus finis ketiga.

Musim itu diakui Pochettino sebagai pengalaman pahit untuk timnya. Dia cuma berharap para pemain bisa belajar dari hal tersebut dan lebih termotivasi menatap akhir musim ini.

“Saya selalu bilang ke para pemain, kami harus menunjukkan bahwa kami sudah belajar dari musim lalu. Kita akan lihat apakah kami sudah belajar, tapi juga tidak adil membandingkan dua musim ini. Yang sudah terjadi ya biarlah,” kata Pochettino kepada Daily Mail.

“Itu adalah pengalaman yang sulit, tapi itu adalah sesuatu yang perlu kami pikirkan setiap waktunya dan kami harus memberikan yang terbaik, menjaga posisi, dan berusaha.”

“Kami tak perlu siapapun untuk menyorong kami agar antusias, karena kejadian yang sedang kami jalani saat ini sudah bikin antusias,” imbuhnya dikutip Standard.

(raw/fem)


NO COMMENTS