The Reds – Satu gol dibuat Divock Origi di laga Derby Merseyside kemarin. Origi berharap setelahnya dia bisa lebih sering dimainkan sebagai starter.

Pada laga kontra Everton di Anfield, Sabtu (1/4/2017) malam WIB kemarin, The Reds unggul dengan skor 3-1. Origi mencetak gol terakhir The Reds hanya selang beberapa menit setelah menggantikan Sadio Mane.

Gol itu adalah yang pertama untuk Origi di Premier League dalam tiga bulan terakhir yang berjalan begitu sulit untuknya. Dia relatif jarang tampil dan takluk mengilap dibanding trio Roberto Firmino, Philippe Coutinho, dan Mane yang selalu jadi pilihan utama Juergen Klopp.

Sulitnya kesempatan main lantas sempat bikin Origi berpikir untuk mengevaluasi masa depannya di The Reds akhir musim nanti. Di Liga Inggris musim ini, Origi baru bikin lima gol dan empat assist dari 26 penampilan.

Meski demikian Origi yakin kalau dia bisa membayar kepercayaan yang diberikan Klopp dan merasa pantas untuk jadi starter.

“Saya sangat ambisius dan yakin pada kemampuan saya serta saya yakin untuk melakukan apapun, tapi Anda harus bisa tampil semaksimal mungkin dan harus menghormati keputusan pelatih,” ujar Origi di Sky Sports.

“Saya rasa sebagai striker Anda selalu ingin bikin gol, jadi saya senang meski beban belum sepenuhnya hilang,” sambungnya.

“Saya sangat bahagia untuk mencetak gol tapi itu memotivasi saya melakukan yang lebih.”

“Saya rasa tidak ada yang perlu saya buktikan. Saya selalu menargetkan tinggi, saya selalu berambisius dan ingin punya peran besar di tim ini.”

“Saya merasa sangat siap, saya merasa baik-baik saja dan fit. Saya merasa lebih baik ketimbang tahun lalu, jadi bagi saya yang penting memanfaatkan kesempatan yang didapat,” tutupnya.

(mrp/cas)


NO COMMENTS