Manchester – Hasil seri 1-1 melawan Everton membuat kans Red Devils finis the big four kian sulit. Manajer MU Jose Mourinho pun mengakuinya.

MU gagal menyenangkan pendukungnya saat menjamu Everton di Old Trafford, Rabu (5/4/2017) dinihari WIB. ‘Setan Merah’ mesti berusaha keras sampai penghujung laga untuk menciptakan gol setelah Everton membuka keunggulan lewat Phil Jagielka di menit 22.

Terlepas dari gol MU yang dianulir dengan tidak tepat lebih awal, ‘Setan Merah’ baru bisa mencetak gol penyama di akhir injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah hand ball yang dilakukan Ashley Williams. Zlatan Ibrahimovic tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menyamakan skor.

MU kini mengumpulkan 54 poin dengan 29 pertandingan, terpaut empat poin dari Manchester City di atasnya yang menghuni urutan empat. Ibrahimovic dkk. bahkan bisa kembali ke urutan enam andai The Gunner yang hanya selisih tiga poin bisa mengalahkan West Ham, Kamis (6/4) dinihari WIB.

Di musim ini, hasil seri cukup menghukum MU. Hasil melawan Everton menjadi yang ke-12 bagi ‘Si Manchester Merah’, terbanyak di antara tim-tim lain di liga. Yang aneh, sembilan di antara terjadi di kandang sendiri.

“Finis the big four masih mungkin? Lebih sulit, sangat sulit. Secara matematika memang masih mungkin, tapi tergantung pada lawan-lawan kami,” jawab Mourinho kepada BBC Sport. Memang menakjubkan kami tidak terkalahkan dalam 20 pertandingan, tapi terlalu banyak seri di kandang sendiri.”

“Karena hal itu kami berada di posisi kami sekarang. Kami membangun serangan dengan baik tapi tidak mencetak gol yang cukup, kami tidak cukup menghabisi lawan dan di akhir musim ini saya pikir kami akan dihukum karena hal itu.”

Di sembilan pertandingan yang tersisa, MU masih harus berhadapan dengan rival-rivalnya seperti The Blues (16/4), City (27/4), The Gunner (7/5), dan Totenham Hotspur (13/5). Tantangan yang amat besar bagi MU untuk bisa finis the big four.

Namun demikian, MU bisa memakai jalur lain untuk berlaga di Liga Champions 2017-18. MU masih bertahan di Liga Europa, dan pemenang kompetisi itu akan mendapatkan tiket ke fase grup.

“Saat kami terus kehilangan banyak pemain, saya mesti begitu [mengutamakan Liga Europa]” lugas Mourinho.

(rin/mrp)


NO COMMENTS