Burnley – The Blues harus puas bermain sebanding 1-1 di kandang Burnley. Penjaga gawang The Blues, Thibaut Courtois, mengungkapkan beberapa alasan soal kegagalan mereka unggul.

Bermain di Turf Moor, Minggu (12/2/2017), The Blues sempat unggul lebih dulu lewat gol gol Pedro Rodriguez di menit 7. Namun, di menit 24 keunggulan itu bisa dibalas lewat tendangan bebas Robert Brady untuk memaksa pertandingan berakhir sebanding 1-1.

Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan Burnley sebagai salah satu tim jago kandang. Dari 14 laga kandang di Liga Primer Inggris The Clarets hanya tunduk dari Swansea City, The Gunner, dan Manchester City.

Selain itu, 29 dari 30 poin yang sudah mereka koleksi didapat saat bermain di Turf Moor. Catatan itu diakui Courtois sebagai salah satu penyebab sulitnya The Blues meraih poin penuh.

“Laga tandang ke Burnley, dengan rekor kandang yang mereka miliki, Burley adalah lawan yang sulit dikalahkan,” ujar Courtois seperti dikutip Express.

Namun, itu bukan satu-satunya hal yang membuat The Blues gagal dapat poin penuh. Bagi penjaga gawang asal Belgia itu faktor non teknis sudah bikin pengaruh besar pada hasil. Turunnya salju menyebabkan mereka kedinginan.

“Lapangan tidak terlalu bagus, banyak salju, sangat dingin, dan situasi menjadi tak ideal. Namun kami memulai laga dengan sangat baik. Kami mencetak gol dan saya kira kami kebobolan lewat tendangan bebas berkualitas dari Brady,” sambungnya.

“Setelah gol itu, kami tak bisa menemukan permainan kami selama 20 menit. Kami keluar dari permainan terbaik kami dan kesulitan menciptakan peluang. Pada akhirnya kami tidak puas dengan angka yang kami dapatkan,” keluh mantan penjaga gawang Atletico Madrid itu.

Meski hanya mendapat satu poin, The Blues masih nyaman di puncak klasemen dengan 60 poin. Tim besutan Antonio Conte punya jarak 10 poin dari Tottenham Hotspur dan The Gunner yang di posisi dua dan tiga.

(din/din)


NO COMMENTS