London – Cesc Fabregas menilai saat ini pemain-pemain yang mengandalkan fisik cenderung lebih mendapatkan tempat. Manajernya di The Blues, Antonio Conte, tak sepakat.

Hal tersebut diungkapkan Fabregas karena merasa kesempatan bermainnya tak kunjung meningkat. Di The Blues, dia ant menang saing dengan Nemanja Matic dan N’Golo Kante yang menjadi poros ganda dalam pola permainan The Blues.

Pesepakbola 29 tahun itu baru lima kali jadi starter di Liga Primer Inggris musim ini, dari total 15 penampilan. Dia juga baru tiga kali tampil penuh dalam periode tersebut.

Menurut Fabregas dirinya tidak lagi jadi pilihan utama lantaran bukan seorang pemain dengan keunggulan fisik dan kecepatan, seperti halnya Matic dan Kante. Fabregas sudah selalu dikenal sebagai pemain flamboyan, yang mengandalkan sentuhan, visi bermain, dan akurasi.

Pernyataan mantan pemain The Gunner dan The Catalans itu pun direspon baik oleh Conte. Conte mengiyakan bahwa di dunia olah tubuh kontemporer, kualitas harus terus ditingkatkan termasuk kecepatan, fisik, termasuk juga visi.

Meski tak punya kecepatan atau keunggulan fisik, namun Fabregas disebut Conte punya kecerdasan dalam mengolah bola dan permainan. Berbicara soal Fabregas, maka serupa dengan berbicara soal Andrea Pirlo yang secara fisik juga bisa dikatakan tak tangguh.

“Ini bukan cuma soal sepakbola kontemporer, tetapi olah tubuh kontemporer. Anda harus meningkatkan kualitas dan catatan setiap tahun. Usain Bolt, misalnya, mengubah cerita. Sebelumnya, Anda berlari sejauh 100 meter dengan waktu 10 hingga 11 detik. Tetapi sekarang sudah sembilan detik, itu artinya Anda harus selalu bisa meningkatkan diri,” ujar Conte seperti dikutip ESPN.

“Cesc adalah pemain top dan genius di dunia sepakbola. Dapat saya katakan bahwa dia memiliki kemampuan seperti Pirlo.”

“Cesc kalaupun dia tak bisa berlari 100 meter dalam 10 detik, saya bisa menerimanya karena dia genius dalam mengolah bola. Kecepatan ada di pikirannya,” tegasnya.

(raw/raw)


NO COMMENTS