Berita Bola Terbaru – La Masia dikenal sebagai penghasil para pemain berbakat termasuk Lionel Messi. Tapi Hector Bellerin justru mengganggap La Masia tak lebih baik dari akademi klub Inggris.

Tak terhitung banyak pemain yang sudah dihasilkan La Masia sejak pertama kali dipopulerkan oleh Johan Cruyff semasa melatih Barcelona pada awal 90-an. Messi tentu jadi produk terbaik dengan segala pencapaian yang sudah diraihnya sejauh ini.

Selain Messi, tentu Anda mengenal nama-nama Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Gerard Pique, Sergio Busquets, dan masih banyak lagi. Tak cuma terkenal di Barca, para pemain lulusan La Masia ini juga banyak yang naik nama di luar Spanyol.

Simak Juga : ‘Cukup Mengejutkan Conte Langsung Sukses di Chelsea’ | Berita Bola Terbaru

Salah satunya adalah Bellerin yang namanya justru naik bersama Arsenal setelah pindah dari La Masia di umur 16 tahun dan kini malah jadi salah satu pemain incaran Barca di musim panas. Boleh jadi bek kanan berusia 22 tahun itu bakal malas kembali ke Barca mengingat dia punya pengalaman tak mengenakkan di La Masia.

“Di Inggris segalanya berjalan secara profesional, meski masih di usia belia,” ujar Bellerin kepada Arsenal Player.

“Saya ingat melakukan sejumlah tes seperti kegemukan badan, hidrasi, mobilitas, melihat data setelah pertandingan, saat sesi latihan, semuanya lah,” sambungnya.

“Ketika saya di Barcelona, semuanya hanya soal sepakbola. Mentalitasnya berbeda. Liga di Spanyol juga berbeda. Anda bermain menghadapi tim berbeda di daerah Anda. Bagi kami itu artinay Catalonia dan kami hanya punya beberapa laga setiap musim dan itu sangat sulit untuk kami. Itu menghadapi Espanyol, tim divisi top lainnya di kota ini.”

“Tapi di Arsenal kami sudah dibiasakan bermain di seluruh Inggris menghadapi tim Premier League lainnya. Jadi perbedaannya begitu besar dalam hal pengalaman.”

“Saya juga berpikir di Inggris, Anda sering bepergian dan bermalam di hotel sedari usia dini. Itu memberi Anda pengalaman seperti apa rasanya jadi pesepakbola profesional.”

“Anda belajar untuk hidup sendiri nantinya. Tentu saja ada rekan-rekan setim, tapi Anda sadar bahwa banyak hal yang tidak bisa Anda lakukan sendiri, dan bahkan Anda tidak bisa sering mendatangi acara keluarga.”

“Anda harus sadar itu sejak usia muda dan faktanya Anda harus banyak bepergian menghadapi tim yang berjarak jauh dari rumah Anda, itu membuat Anda bisa sedikit merasakan bagaimana level profesional itu.”

(mrp/rin)


NO COMMENTS