Jakarta – The Gunner terancam mengulang lagi nasib buruk di babak 16 besar Liga Champions. The Gunners dinilai berada di titik terendah, dan karenanya Arsene Wenger diminta pergi.

Melawat ke Bayern Munich di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, The Gunner pulang membawa malu. The Gunners tumbang telak dengan skor 1-5.

Hasil pertandingan tersebut membuat peluang lolos The Gunner jadi sangat tipis. ‘Gudang Peluru’ kini terancam mengulangi rangkaian buruk mereka di Liga Champions yang tak pernah melangkah lebih jauh dari 16 besar pada enam musim sebelumnya.

“Ini hampir memalukan. Menyerah kelas, tumbang permainan. Wenger harus secara serius mempertimbangkan masa depannya sekarang, karena ini memalukan. Saya tak bisa bilang kalau saya senang dia (Wenger) pergi, (tapi) ini adalah titik terendah dia sebagai manajer The Gunner,” ucap mantan bek The Gunner, Martin Keown, di BBC.

Masa depan Wenger santer dispekulasikan dalam beberapa bulang terakhir. Kebetulan kontrak pria asal Prancis itu memang akan habis di musim panas 2017, dan The Gunner kembali menunjukkan kalau mereka masih tumbang bersaing di Premier League – terlebih lagi di Eropa.

“The Gunner memiliki manajer dalam diri Arsene Wenger, yang periode terbaiknya sudah berakhir. Semua orang bisa melihat itu. Bahkan pendukung The Gunner yang setia bisa melihat kalau ini adalah manajer yang sudah dikalahkan oleh pemain-pemainnya (Antonio) Conte dan pemain-pemainnya (Juergen) Klopp,” seru Henry Winter.

“The Gunner benar-benar sudah dipermalukan. Mereka jadi bahan tertawaan. Mereka punya manajer yang kehilangan skill kepemimpinannya,” lanjut Winter.

The Gunner di 16 besar Liga Champions

2010-11 vs Barca 3-4
2011-12 vs Milan 3-4
2012-13 vs Bayern Munich 3-3 (Bayern unggul dengan aturan gol tandang)
2013-14 vs Bayern Munich 1-3
2014-15 vs Monaco 3-3 (Monaco unggul dengan aturan gol tandang)
2015-16 vs Barca 1-5
2016-17 vs Bayern Munich ?-? (1-5)

(din/cas)


NO COMMENTS