Jakarta – Dua bulan sudah Luis Milla memegang Timnas Indonesia. Apa kesan yang didapat Milla selama menangani Evan Dimas dkk?

Milla ditunjuk oleh PSSI untuk menangani timnas pada Januari lalu dengan tugas terdekatnya membawa Skuat Merah-Putih merebut medali emas SEA Games 2017. Itu bakal menuntaskan puasa gelar yang sudah lama dirasakan Indonesia sejak 1991.

Selama dua bulan terakhir ini, Milla menggenjot para pemainnya dari segi fisik, taktik, serta teknik di Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. Para pemain Indonesia diminta untuk memahami gaya sepakbola Milla.

Meski sayangnya laga debut Milla harus berujung kekalahan ketika dibekuk 1-3 oleh Myanmar dua pekan lalu. Bagi Milla, kekalahan itu menunjukkan bahwa masih banyak yang harus diperbaiki dari timnas Indonesia terutama dalam hal mengontrol bola dan mengumpan.

“Dua bulan saya sangat senang, saya baru mulai melatih tapi selama dua bulan anak-anak bekerja dengan sangat keras. Itu ide bagus dan kami memilih pemain terbaik untuk main di timnas U-22, kami coba lebih jauh membuat atmosfer di tim menjadi harmonis,” ujar Milla dalam perbincangan dengan media di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Jumat (31/3/2017) malam WIB.

“Suporter Indonesia luar biasa, di Spanyol ada suporter tapi tidak sefanatik di Indonesia. kecintaan mereka terhadap sepak bola luar biasa, Indonesia banyak pemain punya talenta, tapi ada situasi di mana kontrol bola lepas, salah passing, kita masih harus ajarkan lagi dan ingatkan lagi bagaimana melakukannya dengan lebih baik.”

“Di Spanyol, para pemain berusia 22 tahun sudah bisa kontrol dan passing dengan baik. Kita perlu belajar tapi tak masalah anak-anak sangat lapar serta punya keinginan untuk bermain dengan bagus,” sambungnya.

(mrp/rin)


NO COMMENTS