Surabaya – Aksi penyalaan flare mewarnai kemenangan Persebaya Surabaya atas Madura United. Panitia pelaksana pertandingan mengaku kecolongan soal itu.

Bajul Ijo memetik kemenangan 1-0 saat melawan Madura United dilanjutan Piala Presiden 2018. Kemenangan di laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo itu ditentukan oleh Yohanes Ferinando Pahabol.

Kemenangan itu mengantarkan Persebaya lolos ke babak 8 besar Piala Presiden dengan status juara Grup C. Oleh karena itu, wajar kalau bonek melakukan perayaan.

Saat pertandingan belum selesai, beberapa oknum suporter menyalakan flare. Ketua panpel, Wisnu Sakti Buana, mengungkapkan bahwa sebenarnya pemeriksaan penonton sebelum pertandingan sudah ketat, tapi pihaknya masih kecolongan.

“Kami mengiyakan kita kecolongan masalah flare tadi. Alhamdulillah flare walaupun banyak cepet padam dibandingkan kemarin,” kata Wisnu selepas pertandingan.

“Pengamanan sudah kita ketatkan. Sweeping sebelum pertandingan juga sudah diperketat. Sebelum pertandingan stadion sudah kita sweeping bahkan saat supoter memasang spanduk sudah kita sisir. Tidak tahu lagi kalau dititipkan ke
pedagang saat masuk stadion,” dia menambahkan.

(cas/yna)



NO COMMENTS