Jakarta – Tim nasional Indonesia U-16 akan menghadapi rancangan padat di ajang Piala AFF U-15 mendatang. Tim dokter pun mempersiapkan menu dan program percepatan recovery.

Timnas U-16 akan bertolak ke Thailand pada Jumat (7/7/2016) pekan ini. Turnamen Piala AFF U-15 akan berlangsung pada 9-22 Juli mendatang.

Ada 12 peserta di ajang Piala AFF U-15 tahun ini, yang dibagi dalam dua grup. Indonesia segrup dengan Thailand, Australia, Laos, Myanmar, dan Singapura.

Indonesia akan menjalani pertandingan dua hari sekali, dengan Myanmar yang akan dihadapi di Princess Sirindhorn Stadium, Chonburi, pada 9 Juli sebagai lawan pertama. Setelah itu, Thailand, Australia, Laos, dan Singapura berturut-turut akan menjadi lawannya.

Menjalani rancangan yang super padat, tim dokter pun menyoroti soal recovery para pemain. Dokter timnas U-16 Alfan Nur Asyhar mengatakan sudah menyiapkan program untuk menjaga kebugaran tim asuhan Fakhri Husaini ini.

“Melihat dari beberapa pengalaman yang pernah saya ikut waktu di timnas U-19 beberapa tahun yang lalu kami juga pernah mengalami insiden seperti ini, kemudian waktu di Vietnam juga sama. Saya sampaikan kepada anak-anak bahwa di sana itu ibaratnya seperti gladi bersih khususnya menjaga kebugaran,” kata Alfan saat dihubungi pewarta pada Rabu (5/7).

“Artinya, selain pelatih, tim dokter juga berperan untuk memberikan program recovery. Seperti berendam dengan air es dan air hangat, lalu dari makanan dan nutrisi tetap kita jaga karena dari komposisi makanan hotel dengan di mes saja sudah berbeda. Kita bisa meminta ini itu, tapi di hotel nanti tidak bisa. Jadi tinggal kami yang harus mengawasinya,” tambah dia.

Begitu pula soal urusan nasi, sayur, dan lauknya yang akan dipilihkan oleh tim dokter. Nutrisi pemain timnas U-16 selama turnamen akan diawasi dengan ketat.

“Kami akan lihat mana yang bisa diambil dan mana yang tak bisa diambil, lalu komposisinya berapa juga harus kita takar. Karena makanan yang dikonsumsi beda saat latihan, recovery, dan juga pertandingan,” katanya.

“Paling tidak secara garis besar begini, kalau makanan tentu hindari yang berlemak dan bersifat gas asam.Termasuk untuk minuman, soda kami larang dan kita lebih memilih beli susu dan jus buah yang fresh. Kami punya treatment sendiri sama seperti makanan sehingga sewaktu menjalani pertandingan bisa tetap terjaga kebugarannya,” lanjutnya.

(mcy/cas)


NO COMMENTS