Jakarta – Rekomendasi Piala Presiden 2018 masih belum keluar menyusul sikap Badan Olah tubuh Profesional Indonesia (BOPI). Kini hal itu dirundingkan, bagaimana hasilnya?

Piala Presiden 2018 digelar mulai 16 Januari besok hingga 17 Februari mendatang. 20 tim dipastikan ikut serta yang berasal dari Liga 1 dan Liga 2.

Rekomendasi turnamen pramusim itu rupanya belum dikeluarkan BOPI. Mereka masih mempertanyakan legalitas beberapa klub, khususnya dari Liga 2.

Bertempat di Wisma Kemenpora, Senin (15/1/2018), Ketua Organizing Committee Piala Presiden Berlinton Siahaan dan ketua BOPI Noor Aman bertemu untuk membahas permasalahan tersebut.

“Kami bertemu untuk menyamakan persepsi, supaya rencana pertandingan ini baik, dari pembukaan hingga selanjutnya bisa berjalan lancar,” kata Berlinton.

Adapun ketika disinggung soal ancaman BOPI, Berlinton menjawab santai. Ia memaklumi permintaan BOPI dan berharap bisa menyelesaikannya dalam waktu cepat.

“Memang sudah kebiasaan verifikasi harus dibutuhkan. Setiap pertandingan turnamen harus ada verifikasi dan itu hal biasa, bukannya sesuatu yang luar biasa dan semua sudah berjalan baik,” ucap Berlinton menambahkan.

“Apapun kekurangan itu seperti diketahui ada 3 klub Liga 2 yang ikut di event ini. Inilah yang coba kami susulkan kembali, artinya dengan semua keyakinan, kami tetap memohon besok bisa berjalan dengan baik.”

Saat ditegaskan lagi, Berlinton menyiratkan sudah ada kesepakatan dengan BOPI. Ia mengatakan pembukaan Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api bisa terlaksana.

“Kalau sudah salam-salaman berarti sudah ada kesepakatan, jadi saya pikir besok bisa berjalan dengan baik. Apalagi ini Piala Presiden yang ketiga loh, jadi harus lebih baik dari yang pertama dan kedua,” ujar Berlinton.

“Kemarin kami sudah bicara dari segi hadiah kepada setiap klub dan soal peraturan pemain asing dan soal kelengkapan berkas seperti kitas. Mereka juga sudah mengerti jadi kami sama-sama jaga aturan ini supaya berjalan baik,” kata pria yang juga menjabat sebagai direktur utama PT Liga Indonesia Baru itu menegaskan.

(yna/krs)


NO COMMENTS