Jakarta – Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menegaskan bahwa nasib timnas futsal Indonesia ada di tanggan PSSI. Federasi menetapkan timnas futsal Indonesia tetap tampil di SEA Games.

Nasib timnas futsal Indonesia di ajang SEA Game 2017 di Malaysia menjadi tanda tanya. Sejak kemarin berembus kabar bahwa mereka akan menarik diri dari ajang multi event dua tahunan itu, yang akan berlangsung pada 19-30 Agustus mendatang.

Alasan mundurunya pun beragam. Pelatih Vic Hermans sempat merasa bahwa timnya tak siap untuk tampil di SEA Games lantaran tak ada yang datang saat dipanggil seleksi. Selain itu, pula yang menyebut bahaw tim ini kesulitan dana untuk berangkat ke SEA Games. Federasi Futsal Indonesia (FFI) bahkan secara resmi sudah melayangkan surat kepada PSSI terkait keputusan mundur.

Akan tetapi, PSSI, yang menaungi FFI, ingin timnas futsal Indonesia berangkat ke SEA Game. Keputusan ikut atau tidaknya ada di tangan PSSI.

“Kami paham bahwa ada keinginan untuk mundur. Sekarang bola ada di tangan PSSI karena futsal menginduk ke PSSI. Kami telah diskusikan dengan ketua umum, kesimpulannya futsal hatus tetap ikut,” kata pria yang akrab disapa Jokdri itu.

“Maka PSSI panggil FFI hari Kamis. Setelah itu kami sampaikan langkah-langkah apa yang dilakukan PSSI agar futsal tetap ikut, bisa fight di SEA Games,” sambungnya.

Jokdir juga menegaskan bahwa PSSI sejauh ini belum punya rencana mengambil alih pengeloloaan timnas futsal di SEA Games. Pihak mereka untuk saat ini hanya berupaya untuk menjalankan tanggung jawab dengan apa yang dialami timnas futsal Indonesia.

“Sebenarnya kata mengambil alih itu belum jadi pilihan karena tanggung jawab ada di PSSI. Karena ini statusnya sudah di register maka PSSI harus memikul tanggung jawab ini, karena pada saat me-register itu PSSI juga dalam posisi ikut merestui oleh karena itu tanggung jawab kembali ke PSSI. Teknis dan lainnya tergantung hasil Kamis,” tandas Jokdri.

(din/cas)


NO COMMENTS