Jakarta – Persija Jakarta merasakan langsung imbas peraturan pembatasan usia pemain di kompetisi Liga 1. Mereka harus kehilangan pemain asing mereka, Hoon Song Hak.

PSSI membuat peraturan baru pada kompetisi Liga 1 mulai musim ini. Federasi sepakbola tanah air itu membatasi kuota pemain dengan usia di atas 35 tahun, yakni dua orang dalam masing-masing tim. PSSI beralasan regenerasi pemain dan percepatan pelatih nasional dengan memberlakukan aturan itu.

Dalam prosesnya, pembatasan itu menuai pro dan kontra. Banyak pemain yang dipaksa gantung sepatu lebih cepat dan membuat mereka kehilangan pekerjaan, meskipun masih mempunyai kualitas untuk bersaingd engan para pemain yang lebih muda.

Persija salah satu tim yang terimbas peraturan itu. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut kehilangan pemain asing mereka, Hoon Song Hak. Dia dilepas karena Persija sudah memiliki pemain di atas usia 35 lainnya: Bambang Pamungaks dan Ismed Sofyan. Padahal, secara kualitas pemain asal Korea itu masih bisa dipercaya sebagai sosok sentral di lini tengah Persija.

“Bukan Soon Hak saja yang kasihan. Tapi banyak pemain yang tidak bisa bermain. Soon Hak dia adalah pemain asing, masih bisa kerja dimana saja. Tapi buat pemain lokal, mereka harus pensiun. Padahal masih kuat fisiknya dan masih bagus mainnya,” ujar pelatih Persija, Stefano Cuggura Teco di Halim Perdanakusuma, Senin (3/4/2017).

Tak hanya di Liga 1, PSSI juga memberlakukan peraturan itu di Liga 2. Salah satu yang terkena imbasnya adalah Mat Halil, legenda hidup Persebaya Surabaya itu harus mengakhiri kariernya.

“Teman saya yang di Persebaya contohnya, dia harus pensiun padahal bagus,” katanya.

(ads/fem)


NO COMMENTS