Jakarta – Pemilik baru Persija Jakarta, Gede Widiade, sedikit lega setelah menerima draf rancangan LIga 1. Macan Kemayoran tak bertanding kandang saat hari pencoblosan calon gubernur dan wakil gubernur.

Kendati belum benar-benar resmi meluncurkan rancangan pertandingan Liga 1, sebagian klub kontestan Liga 1 telah mendapatkan draf rancangan kompetisi musim 2017. Dari rancangan rancangan pertandingan itu, Persija bisa melepas waswas yang sempat terungkap sebelumnya. Persija khawatir dijadwalkan bertanding kandang saat pencoblosan cagub dan cawagub DKI Jakarta pada 19 April mendatang.

Nyatanya dari draf tersebut, Persija dijadwalkan bertandang ke markas Persiba Balikpapan yang akan bermain di Malang lebih dulu pada 16 April. Kemudian, Persija akan menjalani laga home dengan Barito Putra (23/4) dan menghadapi PSM Makassar pada 30 April.

“Ohh, tidak benar kalau ada rancangan Persija bentrok dengan Pilkada. Kami akan ada di Malang saat itu,” kata Gede Widiade kepada detikSport, Jumat (7/4/2017).

Meski tidak ada rancangan yang berbenturan dengan hari-hari penting, Gede mengeluhkan hal lain dengan rancangan rancangan itu. Yakni, jeda satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

“Tapi, kami memang ada keluhan. Itu karena ada beberapa pertandingan ke pertandingan yang jarak waktunya cuma tiga hari. Selebihnya tidak ada,” ujar Gede.

“Perubahan pertandingan yang cepat dari kandang ke tandang terus balik lagi ke kandang dan seterusnya juga tidak masalah untuk kami. Kan, kami sudah siapkan anggarannya dari awal. Nah, kerugiannya dengan perubahan yang cepat itu cuma masalah waktu saja,” tambah Gede.

Sementara itu, menurut Hanif Marjuni selaku media officer Persija Jakarta, pihaknya belum menerima rancangan resmi.

“Kami belum ada rancangan resmi, kapan yang resminya keluar juga belum tahu. Sejauh ini semua baru sebatas draf. Jadi fokus kami saat ini hanya ke pengembangan tim saja, supaya optimal di hari pertandingan,” kata Hanif lewat sambungan telpon.

(fem/fem)


NO COMMENTS