Jakarta – Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2017 Iwan Budianto membenarkan jika sebagian pemain dan pelatih asing tak punya visa kerja.

Iwan menjelaskan jika saat ini total ada 67 pelatih dan pemain asing yang terdaftar di turnamen Piala Presiden. Tiga puluh di antaranya adalah pemain dan pelatih asing lama, yang visa kerjanya rata-rata baru berakhir Juni mendatang.

“Jadi yang kami minta rekomendasinya dari BOPI adalah 37 orang pemain dan datanya sudah kami kirimkan Sekjen PSSI dan Sekretaris Panpel. Nanti hari Senin kami urus kembali,” kata Iwan ketka dihubungi detikSport, Minggu (12/2/2017).

Iwan menjelaskan belum adanya visa kerja lantaran lewat turnamen ini, klub melakukan proses penyeleksian pemain. Sejauh ini, BOPI juga disebutnya sudah menyepakati hal tersebut.

“Memang masuknya visa kerja ya. Tapi pemain asing ini belum dikontrak karena masih seleksi. Jadi bukan kontraknya belum beres tetapi klub itu sebelum kontrak pemain kan menyeleksi dulu. Nah, ajang mereka melakukan seleksi itu salah satunya lewat pramusim turnamen seperti Piala Presiden. Dan sejauh ini kami sudah laporkan kepada BOPI.”

“Tetapi kalau pemain tersebut (akhirnya) tidak dikontrak, kami panitia tentu menjamin bahwa pemain itu kami pulangkan ke negara asalnya, tidak kemudian berkeliaran di Indonesia. Kesepakatan kami dengan BOPI seperti itu,” tegas dia.

Meski dokumen visa belum lengkap, Iwan tak mempermasalahkan pemain asing untuk turun bermain karena pihaknya juga tidak ingin klub mengontrak pemain asing tanpa pertimbangan kuat. Tapi dia menjamin PSSI dan panpel terus berkomunikasi dengan BOPI.

“Ya diperbolehkan turun, kan mereka melakukan seleksi. Kalau tidak dikasih kesempatan kapan mereka (klub) seleksinya. Tidak mungkin pemain langsung dikontrak, seperti memberi kucing dalam karung,” ujarnya.

“Poinnya adalah PSSI menjamin bahwa pemain-pemain yang ada di Piala Presiden sekarang ini apabila dikontrak klub, maka PSSI akan membantu memintakan rekomendasi baik kepada BOPI, ketenagakerjaan, sampai keluar visa kerja.”

“Yang kedua, PSSI juga menjamin apabila mereka tidak dikontrak karena dirasa kurang bagus, seperti alasan teknis, maka kami menjamin pemain asing itu dipulangkan ke negaranya. Problemnya itu, BOPI tidak mau pemain tidak dikontrak kemudian berkeliaran di Indonesia. Kami terus berkomunikasi kok dengan BOPI setiap harinya,” pungkasnya.

(mcy/raw)


NO COMMENTS