Bali – Pusamania Borneo FC akan berlaga menggunakan pemain lapis kedua di ajang Piala Presiden 2017. Mereka akan berusaha untuk membuktikan kemampuan.

Keputusan PBFC menurunkan pemain lapis dua di ajang Piala Presiden 2017 ini bukannya tanpa sebab. Tim utama ‘Pesut Etam’ saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Batam dan Singapura untuk menjelang kompetisi Liga 1 yang akan kick off bulan depan. Tim itu dipimpin langsung oleh pelatih kepala Dragan Djukanovic.

Sementara tim yang berlaga di Piala Presiden, diisi oleh sebagian besaropemain muda. Beberapa di antaranya adalah Gianluca Pandeywunu, Bursanuddin Ahsya, Wahyudi Hamisi, Muhammad Nurhidayat, Aimar Ohorella, dan Zidane Pulanda.

PBFC juga memilih menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih selama Piala Presiden. Sebelumnya, dia menjabat sebagai direktur teknik PBFC junior.

PBFC sudah siap menjalani laga perdana melawan Barito Putera di fase grup 4 Piala Presiden yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Selasa (7/2/2017). Menurut pelatih Ricky Nelson saat ini waktunya pemain muda unjuk gigi.

“Kami datang ke Bali tidak dengan tim terbaik kami. Mayoritas tim ini diisi pemain seleksi dari pemain senior dan pemain U-21 kami. Namun hal tersebut bukan jadi kendala kami karena inilah saatnya pemain muda untuk bermain di tahun 2017 dan bisa dibilang kalau mereka memang punya kualitas,” ujar Ricky melalui rilis yang diterima detikSport.

Salah satu pemain muda PBFC, Wahyudi Hamisi, mengatakan bahwa dia sudah siap membuktikan penampilan terbaiknya. Dia berharap timnya bisa meraih kemenangan.

“Saya dan rekan-rekan sudah siap menghadapi pertandingan besok dan pertandingan berikutnya. Sekarang tergantung bagaimana performa kami di lapangan nanti. Mudah-mudahan kami bisa menampilkan permainan terbaik daripada pertandingan sebelumnya.” kata Wahyudi.

(ads/cas)


NO COMMENTS