Bali – Sriwijaya FC memang cuma memetik hasil sebanding saat berduel melawan Bali United. Tapi, permainan ‘Laskar Wong Kito’ disebut sudah memuaskan.

Saat melakoni pertandinga pertama Grup 4 ajang Piala Presiden 2017, Sriwijaya FC bermain sebanding 2-2 saat melawan Bali United. Di Stadion Dipta Gianyar, Selasa (7/2/2017) malam WIB, tim besutan Widodo C. Putro itu unggul lebih dulu berkat gol Hilton Moreira.

Sebelum babak pertama selesai, Bali United bisa berbalik unggul setelah Marcos Flores dan Abdul Rahman mampu membobol gawang tim tamu yang dikawal oleh Teja Paku Alam. Sriwijaya FC selamat dari kekalahan setelah Alberto ‘Beto’ Goncalves membukukan gol di menit 87.

Hasil itu sudah membuat Widodo puas, mengingat persiapan timnya yang baru dimulai pada pertengahan bulan lalu.

“Kami sebenarnya sudah bermain dengan baik walaupun sebenarnya persiapan kami cukup singkat. Ini akan jadi modal kami menuju pertandingan berikutnya,” kata Widodo seusai pertandingan dalam rilis yang diterima detikSport.

Soal kepemimpinan wasit, Widodo enggan untuk memberikan komentar. Beberapa kali, mereka dirugikan oleh keputusan pengadil di lapangan. Salah satu yang merugikan adalah peluang emas Hilton yang tinggal satu lawan satu dengan I Made Wardana.

Hilton yang berlari dari belakang saat menerima umpan panjang dinilai offside hingga berbuah tendangan bebas untuk Bali United.

“Mengenai kepemimpinan wasit, biarkan masyarakat yang menilai,” kata eks striker tim nasional Indonesia itu.

Hilton sepakat dengan Widodo bahwa Sriwijaya FC bisa bermain bagus di laga melawan Bali United. Hal itu membuat mereka optimistis menatap laga berikutnya.

“Seperti yang dikatakan coach, kami sudah bermain maksimal. Kami akan berusaha lebih baik di laga berikutnya,” kata Hilton.

(cas/mfi)


NO COMMENTS