Jakarta – Tim nasional Indonesia U-16 terus menggeber persiapan jelang ajang Piala AFF U-15. Ada tiga hal yang disebut masih perlu ditingkatkan. Apa saja?

Piala AFF U-15 akan berlangsing di Thailand pada 9-22 Juli mendatang. Timnas U-16 mempunyai modal berharga menyambut ajang itu dengan modal bagus. Mereka baru saja mendapatkan gelar juara turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 di Vietnam.

Rendy Juliansyah dkk unggul 4-1 pada laga awal menghadapi Myanmar, kemudian 1-1 saat melawan Vietnam, dan China Taipei 11-0 pada laga terakhir.

Tak sampai disitu, Indonesia juga menyabet gelar tim fair play, pemain terbaik lewat Hamsa Lestaluhu, dan top skorer lewat Rendy Juliansyah (tujuh gol).

Tapi mereka tak bisa berlama-lama merayakan prestasinya, timnas U-15 langsung mengalihkan fokus ke Piala AFF U-15.

Timnas U-16 langsung melakukan latihan Rabu (21/6) hari ini untuk mengebut persiapan, meski baru tiba di tanah air Senin (19/6) lusa kemarin.

“Ya, masih sedikit drop ya karena kemarin sama sekali tidak latihan. Makanya tadi berasa capek sekali latihannya,” kata Rendy, di lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta.

Pada latihan yang dimulai pukul 16.00 WIB, pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini, memang lebih banyak menerapkan permainan game di lapangan. Waktu yang menyisakan dua pekan memaksa mereka untuk fokus kepada kekurangan-kekurangan tim pada turnamen sebelumnya.

“Dari hasil evaluasi turnamen kemarin menurut saya kekompakan tim yang masih kurang, ketenangan, dan mental yang harus lebih baik lagi. Itu yang perlu dibenahi lagi,” katanya.

Gelar juara di Vietnam, diharapkan bisa membuat kepercayaan diri seluruh skuat U-16 bisa lebih tebal lagi.

“(Sebenarnya) biasa saja anak-anak di latihan dan percaya diri mereka yang sudah naik karena juara, semoga saja bisa lagi di AFF,” ungkap Rendy.

Hamsah Lestaluhu mengharapkan hal yang sama. Dia optimistis timnya bisa berbicara lebih di Piala AFF nanti. Keyakinan mereka didasari kekuatan fisiknya yang oke.

“Yang bedakan kalian dengan tim lain? Kompak dan fisiknya. Waktu lawan Vietnam banyak mereka yang keram, tapi kami tidak ada,” kata Hamsah.

“Apalagi saat melawan Vietnam itu jam 4 sore. Panas banget,” timpal Rendy.

Keduanya juga kompak ketika ditanya lebih baik main cantik apa (sekadar) unggul?

“Dua-duanya lah,” jawab Hamsah yang juga diamini Rendy.

(mcy/cas)


NO COMMENTS