Jakarta – PSSI kembali melakukan pertemuan dengan Kementerian Pemuda dan Sport (Kemenpora). Beragam hal soal sepakbola dibicarakan dalam pertemuan kali ini.

PSSI bersama operator baru, PT Liga Indonesia Baru, seperti diketahui akan menggelar kompetisi Liga 1 pada 15 April mendatang. Persiapan menuju gelaran ini jadi salah satu perhatian special dari beraneka pihak, setelah beberapa tahun terakhir tak ada kompetisi resmi.

PSSI dan pemerintah pun terus menjaga komunikasi, dan baru bertemu Selasa (4/4) kemarin di Kantor Kemenpora. PSSI diwakili Joko Driyono (Wakil Ketua) dan Dodik Wijarnako (Ketua Komite Etik).

Sementara dari Kemenpora diwakili oleh Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto. Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 40 menit, Gatot menyebut ada sejumlah hal yang dibicarakan.

“Sebenarnya pertemuan biasa dan untuk memperlancar komunikasi saja. Seperti sedikit soal liga, kemudian catatan kami dari sejumlah penyelenggaraan sepakbola kemarin di Stadion Pakansari, Bogor,” kata Gatot di Media Center Kemenpora, Senayan. pada Rabu (4/5/2017).

“Di sana itu kan matchtime-nya tidak ada, lalu di bagian VVIP-nya tidak ada display televisinya. Padahal itu bagian penting, karena stadion itu akan menjadi salah satu lokasi untuk kualifikasi Asian Games 2018,” ungkap Gatot.

Sementara soal liga, Gatot optimistis kompetisi bisa berlangsung sesuai agenda yakni 15 April. Sebab sejauh ini ada proses komunikasi yang cukup lancar antara BOPI dan operator, serta PSSI. Gatot juga percaya urusan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) pemain-pemain asing bisa dibereskan.

“Tetap 15 April. Yang penting komunikasinya sudah lebih bagus dan verifikasi kali ini tidak seberat seperti 2015 lalu. Karena sudah pernah diverifikasi sehingga akan lebih mudah,” ujar dia.

“Tapi saya pikir PSSI sudah serius soal ini. Buktinya saja mereka sampai mau datang untuk berkoordinasi,” ucap dia.

(mcy/raw)


NO COMMENTS