Jakarta – Federasi Futsal Indonesia memberi penjelasan terkait kisruh keikutsertaan timnas di SEA Games. Mereka juga menjelaskan soal rumor tarik-ulur hak siar yang berada di belakangnya.

Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto, dalam keterangannya pada wartawan mengatakan kalau Timnas Futsal Indonesia kemungkinan tidak akan berpartisipasi di SEA Games 2017. Dia menyebut kalau ada persoalan hak siar yang melandasi pembatalan tersebut.

Di tempat terpisah, Waketum PSSI, Joko Driyono, membantah ada keterkaitan antara rencana pembatalan keikutsertaan di SEA Games dengan persoalan hak siar. Namun begitu, Jokdri tak menyangkal kalau Hary Tanoesoedibjo (Ketua Federasi Futsal Indonesia) ingin pertandingan futsal SEA Games tayang di stasiun televisi miliknya.

Terkait hal-hal tersebut, Federasi Futsal Indonesia memberikan klarifikasinya. Berikut pernyataan lengkap Federasi Futsal Indonesia, dalam surat yang ditandatangani oleh Edy Prasetyo selaku Sekjen FFI:

Sehubungan dengan adanya pemberitaan terkait Federasi Futsal Indonesia pada laman

www.detik.com yang terbit Rabu (26/7) dengan URL (https://sport.detik.com/sepakbola/liga-
indonesia/d-3575209/sesmenpora-futsal-mungkin-tak-ikut-sea-games-karena-perkara-hak-siar), maka dengan ini kami menyampaikan sejumlah poin untuk meluruskan informasi tersebut.

1. Tim Nasional Futsal Putra tidak ikut pada ajang SEA Games karena persetujuan terhadap Tim Nasional Futsal Putra terlambat diterima oleh Federasi Futsal Indonesia, yaitu pada pertengahan Juni 2017.

2. Federasi Futsal Indonesia berpendapat, waktu yang tersedia untuk persiapan Tim Nasional Futsal Putra tidak maksimal. Sebab, para atlet hanya memiliki waktu latihan sekitar 5 minggu, sejak diterimanya konfirmasi dalam poin 1 di atas.

3. Seluruh cabang olah tubuh dibiayai oleh negara, kecuali Tim Nasional Futsal Putra. Adapun, Tim Nasional Futsal Putri termasuk dalam anggaran negara.

4. Meski persiapan yang minim, Federasi Futsal Indonesia menilai semangat juang Tim Nasional Futsal Putra dapat didorong lebih maksimal, bila pertandingan mereka dapat disaksikan langsung oleh masyarakat di Tanah Air melalui siaran televisi. Namun, harapan itu tidak dapat terlaksana karena tidak adanya ijin dari pemegang hak siar.

5. Sekali lagi kami tegaskan, keputusan ini semata-mata karena mempertimbangkan keterbatasan waktu latihan dan tidak adanya dukungan moril, sebagaimana bila pertandingan mereka disaksikan oleh masyarakat di Tanah Air.

Federasi Futsal Indonesia terpaksa memutuskan Tim Nasional Futsal Putra tidak berpartipasi di ajang SEA Games 2017, karena dikhawatirkan tidak maksimal dan mempermalukan nama bangsa.

Demikian kami sampaikan, agar keterangan ini dimuat sebagai bagian dari hak publik seperti
termaktub dalam norma jurnalistik yang berlaku.

Jakarta, 27 Juli 2017
Edi Prasetyo
Sekjen Federasi Futsal Indonesia

(din/din)


NO COMMENTS