Jakarta – Iwan Budianto menegaskan dirinya masih menjadi CEO Arema FC, kendatipun dirinya saat ini duduk dalam kepengurusan PSSI 2016-2020.

Hal itu ditegaskan IB, sapaan akrabnya, ketika dimintai konfirmasi oleh detikSport di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Ia mengaku masih jadi CEO karena ditunjuk Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Arema Aremania Bersatu Berprestasi (AABB).

“Kita masih dibutuhkan dan ditunjuk oleh Rapat Umum Pemegang Saham. Mereka yang memiliki wewenang karena ini badan hukum,” jawab Iwan.

Menurutnya, karena berbentuk badan hukum maka RUPS memiliki kewenang dan hak menunjuk siapapun memegang kendali perusahaan. “Kalau tidak aktif memang iya, dan tentunya menjaga netralitas,” tutur kepala staf ketua umum PSSI itu.

Masih kata Iwan karena bentuknya yang Perseroan Terbatas (PT) maka dirinya tidak harus “siaga” mengingat perusahaan bisa dijalankan General Manager (GM). “GM bisa memegang kendali, saya tidak harus di sini (Arema FC).”

Di awal Piala Presiden 2017 Arema FC me-launching logo baru. Iwan pun menyatakan, “Saya dulu saat sekolah SMP dan SMA logo Arema ya itu. Semoga ini akan lebih bagus dengan masuknya pemain-pemain terbaik dulu di jajaran pelatih.”

“Arema itu tim besar, sejak berdiri 1987 lalu sudah memiliki kemampuan finansial yang baik. Bisa dilihat lima atau enam tahun terakhir posisi Arema tetap di lima besar, baik itu kompetisi resmi maupun turnamen. Pemain bagus atau bintang dulu pernah dan tidak juga membawa prestasi bagus. Kini Arema mencoba dengan semangat dan karakter sebenarnya,” urainya membeberkan lebih lanjut.

(krs/raw)


NO COMMENTS