Jakarta – Edy Rahmayadi maju sebagai calon gubernur meski sedang menjabat ketua umum PSSI. Ia menjamin akan fokus membenahi sepakbola nasional.

Edy membuka Kongres PSSI di ICE BSD, Serpong, Tangerang, Sabtu (13/1/2017). Dalam forum tertinggi sepakbola nasional itu, ‘nuansa’ kampanye politik terasa.

Itu lantaran Edy sedang maju menjadi calon gubernur Sumatera Utara saat ini. Ia berpasangan dengan Musa Rajeckshah dan diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Golkar, Nasdem, dan Hanura.

Di Kongres PSSI, teriakan ‘Hidup Pak Gubernur!’ dan ‘Sumut Satu!’ juga terdengar, yang terlontar dari para voters. Tak cuma sekali, beberapa kali suara dukungan itu menggema.

Keputusan Edy maju menjadi calon gubernur di tengah posisinya sebagai ketua umum PSSI mendapat sorotan dari masyarakat. Salah satunya adalah kekhawatiran bakal terbengkalainya sepakbola nasional.

Terlebih Edy maju menjadi calon gubernur di 2018, tahun di mana Timnas Indonesia punya banyak agenda penting, di antaranya tampil di Asian Games 2018, Piala AFF U-18 2018, dan Piala AFC U-19 2018.

Selepas kongres, Edy menjamin tidak akan mengabaikan tugasnya sebagai ketua umum PSSI. Ia berjanji tidak akan mengkhianati amanah rakyat.

“Saya sampai 2020 (menjabat sebagai ketua umum), sehingga saya lanjutkan program amanah rakyat ini dalam menjalankan pembinaan di PSSI,” Edy mengatakan kepada awak media.

“Kami akan atur, akan manage, semua berjalan. Dan siapa berbuat apa di sini jelas,” ia menambahkan.

(yna/din)


NO COMMENTS