Bandung – Persiba Balikpapan dipastikan tersingkir dari Piala Presiden usai dikalahkan PSM Makassar 1-3. Sang pelatih Timo Scheunemann menilai penampilan buruk di awal laga sebagai penyebabnya.

Bermain dalam laga di Grup 3 yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (17/2/2017) sore WIB, Persiba ant menang 1-3 dari PSM. Organisasi permainan yang buruk di awal laga menjadi catatan.

“15 menit awal (pertandingan) kami kacau, para pemain hilang konsentrasi. Organisasi kacau, pemain melakukan kesalahan tidak melihat lawan hanya melihat bola,” kata sang pelatih Timo usai pertandingan.

Timo mengatakan anak asuhnya mulai bisa fokus terhadap permainan pada pertengahan babak pertama. Meski sudah kembali pada trek yang benar, timnya belum bisa mencetak gol balasan hingga turun minum.

“Kami bermain sangat berbeda di pertama dan kedua. Kami sudah kembali menemukan fokus setelah 25 menit pertandingan berjalan,” ungkap eks pelatih Persema Malang itu.

“Kalau saja tadi kami dapat penalti, mungkin bisa mengangkat mental para pemain,” Timo menambahkan.

Penjaga gawang Persiba Balikpapan Kurniawan Kartika Ajie menilai rekan-rekannya kurang konsentrasi di awal pertandingan. Sehingga, mengakibatkan para pemain PSM Makassar bisa dengan mudah menjebol gawangnya.

Tadi sudah cukup kerja keras, memang kurang konsentrasi dan komunikasi kurang menit 10 pertama. Kami kecolongan, itu mungkin pekerjaan bagi kami pemain dan pelatih ke depannya,” kata Ajie.

(fem/fem)


NO COMMENTS